Pemimpin Tertinggi Iran: Babak Baru Muncul di Selat Hormuz setelah Kegagalan AS

Kamis, 30 April 2026 - 21:07 WIB
loading...
Pemimpin Tertinggi Iran:...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Satu “babak baru” muncul di Selat Hormuz di tengah “kegagalan memalukan” Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu diungkap Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

“Hari ini, dua bulan setelah kampanye dan agresi terbesar di dunia di kawasan ini dan kegagalan memalukan Amerika dalam rencananya sendiri, babak baru muncul di Teluk Persia dan Selat Hormuz,” kata Mojtaba Khamenei dalam pernyataan yang diedarkan media pemerintah.

Pesan tersebut diposting kantor berita pemerintah Iran, IRNA, untuk memperingati Hari Nasional Teluk Persia, yang merayakan pengusiran pasukan Portugis dari Selat Hormuz pada tahun 1622.

Selat Hormuz telah "membangkitkan keserakahan banyak iblis di abad-abad sebelumnya," katanya, merujuk pada peristiwa sejarah, termasuk pengusiran pasukan Portugis pada tahun 1622.

Namun sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari, rakyat Iran "telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri... manifestasi indah dari keteguhan, kewaspadaan, dan perjuangan yang berani" dari pasukan Iran.

Pemimpin Iran tersebut mengklaim, "Masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika dan untuk melayani kemajuan, kenyamanan, dan kemakmuran rakyatnya."

Mojtaba Khamenei telah menyalahkan kehadiran militer AS di Timur Tengah atas ketidakamanan regional, yang diakibatkan serangan AS-Israel terhadap Iran dan Teheran yang menargetkan negara-negara di kawasan tersebut.

Pemimpin tertinggi Iran mengatakan, “Telah terbukti… bahwa kehadiran warga asing Amerika dan keberadaan mereka di wilayah Teluk Persia adalah faktor terpenting dalam ketidakamanan di kawasan tersebut.”

“Pangkalan boneka Amerika bahkan tidak memiliki kekuatan dan kapasitas untuk menjamin keamanan mereka sendiri, apalagi ada harapan bahwa Amerika akan memberikan keamanan kepada para pendukungnya dan orang-orang yang mencintai Amerika di kawasan tersebut,” ujar dia.

Khamenei mengatakan Iran akan menjaga ketat kemampuan nuklir dan rudalnya, teguran yang jelas terhadap keinginan Presiden AS Donald Trump untuk membongkarnya.

Rakyat Iran memandang kemampuan nuklir dan rudal negara itu “sebagai modal nasional mereka dan akan menjaganya seperti perbatasan air, darat, dan udara”, kata Khamenei.

Baca juga: Qatar Bantah Klaim Dukung Jaksa ICC dalam Kasus Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved