Trump Akan Kurangi Pasukan AS di Jerman usai Kanselir Merz Sebut Amerika Dipermalukan Iran

Kamis, 30 April 2026 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Merz pada hari Rabu mengatakan hubungannya dengan Trump baik, meskipun ada perselisihan tentang perang tersebut.

Unggahan Trump muncul beberapa jam setelah jenderal tertinggi Jerman, Carsten Breuer, bertemu dengan Wakil Menteri Perang AS Elbridge Colby dan pejabat pertahanan AS lainnya pada hari Rabu untuk membahas dokumen strategi militer pertama negaranya di luar payung NATO sejak Perang Dunia II.

Colby memuji dokumen Jerman tersebut, yang menjabarkan tujuan Berlin untuk menjadi kekuatan konvensional terbesar di Eropa, dalam serangkaian unggahan di X setelah dirilis pekan lalu, dengan mengatakan bahwa dokumen itu menunjukkan “jalan yang jelas ke depan.”

“Presiden Trump telah dengan tepat menyatakan bahwa Eropa harus meningkatkan perannya, dan NATO tidak boleh lagi menjadi macan kertas,” kata Colby di X.

“Jerman sekarang mengambil peran utama dalam hal ini. Setelah bertahun-tahun melakukan perlucutan senjata, Berlin meningkatkan perannya," paparnya.

Breuer mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa Colby menunjukkan “apresiasi yang besar” terhadap strategi militer Jerman dan upayanya untuk mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar di NATO, serta komitmen finansialnya untuk mencapai tujuan tersebut.

Breuer tidak memberikan indikasi bahwa pejabat AS telah membahas prospek pengurangan pasukan Amerika di Jerman.

Kedutaan Besar Jerman tidak memberikan komentar segera. Pentagon merujuk pertanyaan ke Gedung Putih, yang juga tidak memberikan komentar segera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved