Dampak Perang Iran dan Kenaikan Harga BBM, Tingkat Persetujuan Trump Turun ke Level Terendah

Rabu, 29 April 2026 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Hanya 22% responden yang mengatakan mereka menyetujui penanganan Trump terhadap biaya hidup, turun dari 25% pada jajak pendapat sebelumnya.

Peringkat Ekonomi yang Lemah dan Risiko Politik


Peringkat persetujuan Trump terhadap perekonomian berada di angka 27%, jauh lebih rendah daripada titik mana pun selama masa jabatan pertamanya dan di bawah peringkat ekonomi terendah yang dicatat mantan Presiden Joe Biden.

Prospek ekonomi yang memburuk menimbulkan kekhawatiran di dalam Partai Republik tentang potensi kerugian dalam pemilihan paruh waktu November mendatang.

Bahkan di antara Partai Republik, keretakan mulai muncul: sementara 78% masih mendukung Trump secara keseluruhan, 41% tidak menyetujui penanganannya terhadap masalah biaya hidup.

Pemilih Independen Beralih ke Demokrat


Jajak pendapat menunjukkan peningkatan keunggulan bagi Partai Demokrat di antara pemilih independen, demografi kunci dalam pemilihan kongres.

Ketika ditanya tentang preferensi pemungutan suara mereka, 34% dari pemilih independen mengatakan mereka akan mendukung kandidat Demokrat, dibandingkan dengan 20% yang mendukung Republikan, sementara sekitar seperempatnya masih belum memutuskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Berita Terkini
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved