Dampak Perang Iran dan Kenaikan Harga BBM, Tingkat Persetujuan Trump Turun ke Level Terendah

Rabu, 29 April 2026 - 17:19 WIB
loading...
Dampak Perang Iran dan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turun ke level terendah selama masa jabatannya saat ini. Penurunan itu terjadi seiring meningkatnya ketidakpuasan publik atas dampak ekonomi dari perang dengan Iran.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan selama empat hari dan selesai pada hari Senin (27/4/2026) menemukan hanya 34% warga Amerika yang menyetujui kinerja Trump, turun dari 36% dalam survei sebelumnya yang dilakukan pada awal April.

Angka tersebut menandai penurunan yang stabil sejak Januari 2025, ketika Trump memulai masa jabatannya dengan tingkat persetujuan 47%.

Perang dengan Iran Memicu Ketidakpuasan Ekonomi


Penurunan persetujuan ini terjadi di tengah meningkatnya frustrasi atas dampak ekonomi dari agresi militer AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari.

Konflik tersebut telah memicu kenaikan tajam harga bahan bakar, dengan biaya bensin naik lebih dari 40% menjadi sekitar USD4,18 per galon.

Gangguan aliran energi global—khususnya penutupan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia—telah meningkatkan tekanan pada rumah tangga Amerika yang sudah bergulat dengan inflasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved