Pentagon Akui Tak Mampu Lawan Rudal Hipersonik Rusia dan China

Rabu, 29 April 2026 - 14:10 WIB
loading...
A A A
Sistem-sistem ini, kata Guetlein, “dirancang untuk menantang kemampuan pelacakan dan penargetan sensor kami” dan memastikan “kemampuan serangan yang responsif dan dapat bertahan.”

Moskow mengatakan investasi mereka dalam senjata strategis canggih sebagian besar merupakan respons terhadap penarikan AS dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik (ABM) tahun 1972 di bawah Presiden George W. Bush. Langkah Washington diperlukan untuk mengembangkan sistem rudal anti-balistik nasional.

Meskipun AS bersikeras bahwa perisai tersebut bertujuan untuk melawan ancaman terbatas dari negara-negara seperti Korea Utara atau Iran, para pejabat Rusia telah lama memperingatkan bahwa hal itu melemahkan pencegahan nuklir dengan memungkinkan potensi serangan pertama yang melumpuhkan. Dalam skenario itu, Moskow berpendapat, pencegat rudal Amerika dapat digunakan untuk menetralisir serangan balasan oleh rudal Rusia yang masih bertahan.

Perang AS-Israel di Iran telah menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas pertahanan rudal Washington, dengan laporan yang menunjukkan bahwa persediaan pencegat yang digunakan dalam sistem seperti THAAD dan Patriot telah berkurang secara signifikan, berpotensi membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun kembali.

Sistem Golden Dome diperkirakan akan menelan biaya sekitar USD175 miliar selama dekade berikutnya, menurut perkiraan awal oleh pemerintahan Trump, meskipun proyeksi Pentagon sejak itu meningkat menjadi sekitar USD185 miliar dan beberapa analis memperingatkan bahwa harga akhirnya bisa jauh lebih tinggi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved