Eks Bos Mossad Malu Jadi Yahudi, Samakan Kekerasan Penjajah di Tepi Barat dengan Holocaust

Selasa, 28 April 2026 - 22:09 WIB
loading...
Eks Bos Mossad Malu...
Mantan kepala Mossad, Tamir Pardo. Foto/memo
A A A
TEL AVIV - Mantan kepala Mossad, Tamir Pardo, mengkritik keras tindakan Israel di Tepi Barat yang diduduki. Dia menyamakan serangan baru-baru ini oleh penjajah Zionis dengan Holocaust. Dia mengatakan bahwa ia merasa “malu menjadi Yahudi.”

Pardo mengutuk meningkatnya kekerasan oleh penjajah Israel terhadap warga Palestina, menyebutnya sebagai “ancaman eksistensial” bagi negara, lapor Times of Israel.

“Ibu saya adalah penyintas Holocaust, dan apa yang saya lihat mengingatkan saya pada peristiwa yang terjadi terhadap orang Yahudi di abad lalu,” ujar Pardo selama kunjungan ke desa-desa Palestina yang telah diserang dalam beberapa bulan terakhir.

Dia menegaskan, “Apa yang saya lihat hari ini membuat saya merasa malu menjadi Yahudi.”

Pardo menyampaikan komentar tersebut kepada Channel 13 saat mengunjungi daerah tersebut bersama mantan pejabat militer senior, termasuk Matan Vilnai dan Amram Mitzna.

“Apa yang saya lihat hari ini adalah ancaman eksistensial bagi Negara Israel,” ia memperingatkan.

Pardo menambahkan aparat penegak hukum Israel menyadari situasi tersebut tetapi “memilih untuk mengabaikannya.”

Ia memperingatkan bahwa upaya mengekang pemukim Yahudi ekstremis – beberapa di antaranya, menurutnya, bersenjata dan memiliki dukungan politik – dapat memicu konflik internal.

“Menentang mereka dapat memicu perang saudara,” katanya, merujuk pada pengaruh tokoh-tokoh sayap kanan dalam pemerintahan seperti Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Di seluruh Tepi Barat, serangan oleh penjajah Israel semakin meningkat, termasuk penggerebekan desa dan tindakan vandalisme, dengan warga Palestina menuduh tentara Israel memberikan perlindungan untuk serangan tersebut.

PBB menganggap pemukiman Israel di wilayah Palestina ilegal dan telah berulang kali menyerukan penghentian perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki.

Sekitar 750.000 pendudukan Israel tinggal di 141 permukiman ilegal dan 224 pos terdepan di Tepi Barat, termasuk sekitar 250.000 di Yerusalem Timur, yang oleh PBB dianggap sebagai bagian dari wilayah Palestina yang diduduki.

Sejak Oktober 2023, serangan oleh tentara Israel dan para pemukim di Tepi Barat telah menewaskan 1.154 warga Palestina, melukai sekitar 11.750 lainnya, dan menyebabkan hampir 22.000 penangkapan, menurut data resmi Palestina.

Pelanggaran ini termasuk perusakan properti, pembakaran rumah, pengusiran paksa, dan perluasan aktivitas permukiman ilegal, dengan warga Palestina memperingatkan kebijakan tersebut membuka jalan bagi aneksasi sebagian Tepi Barat oleh Israel.

Baca juga: Menlu Iran Sangkal Trump Punya Semua Kartu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved