Perang Iran Menguras 50% Stok Rudal Termahal AS, Bahaya Jika Konflik dengan China Pecah
Senin, 27 April 2026 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Patriot adalah rudal yang sangat dicari, dengan 18 negara lain menggunakannya selain AS. Amerika telah memberikan 600 rudal tersebut kepada Ukraina dan sekutu lainnya selama perang.
Meskipun Lockheed Martin memperkirakan akan meningkatkan produksi PAC-3 MSE menjadi 2.000 unit per tahun pada tahun 2030, analis CSIS mengatakan AS harus lebih bijaksana dalam mengalokasikan pasokan rudal saat ini, serta pengiriman tahunannya, yang saat ini diperkirakan mencapai 600 unit per tahun.
Sementara beberapa pakar strategi menganjurkan agar AS menimbun rudal Patriot jika terjadi perang dengan China, Ukraina juga telah meminta amunisi tambahan dari AS, menurut analisis CSIS. Itu di samping sekutu AS lainnya yang juga menginginkan rudal tersebut.
Menurut CSIS, Pentagon mungkin memiliki rudal udara-ke-udara alternatif, termasuk AIM-120, tetapi harganya sama mahalnya, yaitu USD1 juta.
AS dan negara-negara Teluk telah menggunakan helikopter dan pesawat sayap tetap dengan senjata sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan rudal pencegat murah. Keterbatasan sumber daya ini membuat beberapa pejabat AS khawatir tentang bagaimana AS akan terus memasok amunisi untuk dirinya sendiri.
“Iran memang memiliki kemampuan untuk membuat banyak drone Shahed, rudal balistik, jarak menengah, jarak dekat, dan mereka memiliki persediaan yang sangat besar,” kata Senator Partai Demokrat dari Arizona, Mark Kelly, kepada CNN bulan lalu.
“Jadi pada titik tertentu, ini menjadi masalah matematika, dan bagaimana kita dapat memasok kembali amunisi pertahanan udara? Dari mana amunisi itu akan berasal?” paparnya.
Meskipun Lockheed Martin memperkirakan akan meningkatkan produksi PAC-3 MSE menjadi 2.000 unit per tahun pada tahun 2030, analis CSIS mengatakan AS harus lebih bijaksana dalam mengalokasikan pasokan rudal saat ini, serta pengiriman tahunannya, yang saat ini diperkirakan mencapai 600 unit per tahun.
Sementara beberapa pakar strategi menganjurkan agar AS menimbun rudal Patriot jika terjadi perang dengan China, Ukraina juga telah meminta amunisi tambahan dari AS, menurut analisis CSIS. Itu di samping sekutu AS lainnya yang juga menginginkan rudal tersebut.
Menurut CSIS, Pentagon mungkin memiliki rudal udara-ke-udara alternatif, termasuk AIM-120, tetapi harganya sama mahalnya, yaitu USD1 juta.
AS dan negara-negara Teluk telah menggunakan helikopter dan pesawat sayap tetap dengan senjata sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan rudal pencegat murah. Keterbatasan sumber daya ini membuat beberapa pejabat AS khawatir tentang bagaimana AS akan terus memasok amunisi untuk dirinya sendiri.
“Iran memang memiliki kemampuan untuk membuat banyak drone Shahed, rudal balistik, jarak menengah, jarak dekat, dan mereka memiliki persediaan yang sangat besar,” kata Senator Partai Demokrat dari Arizona, Mark Kelly, kepada CNN bulan lalu.
“Jadi pada titik tertentu, ini menjadi masalah matematika, dan bagaimana kita dapat memasok kembali amunisi pertahanan udara? Dari mana amunisi itu akan berasal?” paparnya.
(mas)
Lihat Juga :