5 Fakta Kehancuran Pangkalan Militer AS di 7 Negara Arab Akibat Serangan Iran

Senin, 27 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
5 Fakta Kehancuran Pangkalan...
Pangkalan militer AS di 7 negara Arab mengalami kehancuran. Foto/X/@Sentletse
A A A
TEHERAN - Iran menimbulkan kerusakan yang lebih “luas” pada pangkalan dan peralatan AS di Timur Tengah sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Itu terungkap dalam laporan NBC News pada hari Sabtu.

5 Fakta Kehancuran Pangkalan Militer AS di 7 Negara Arab Akibat Serangan Iran

1. Kerusakan Terjadi di Pangkalan Militer AS di 7 Negara Arab

Laporan tersebut menyatakan bahwa kerusakan akibat serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di tujuh negara Timur Tengah "jauh lebih buruk daripada yang diakui secara publik dan diperkirakan akan menelan biaya miliaran dolar untuk perbaikan."

Iran telah menyerang puluhan target, termasuk gudang, markas komando, hanggar pesawat, infrastruktur komunikasi satelit, landasan pacu, sistem radar canggih, dan puluhan pesawat, kata laporan itu.


2. Pentagon Menutupi Kerusakan Pangkalan Militer

Pentagon belum merinci sejauh mana kerusakan pada pangkalan militer AS secara publik, menurut laporan tersebut, dengan Komando Pusat AS menolak untuk berkomentar tentang penilaian kerusakan pertempuran.

Menurut laporan tersebut, beberapa anggota parlemen Partai Republik secara pribadi menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap pejabat senior Pentagon karena menolak memberikan informasi tentang sejauh mana kerusakan atau perkiraan biaya perbaikan.

"Tidak ada yang tahu apa pun. Dan itu bukan karena kurangnya pertanyaan," kata seorang ajudan kongres seperti dikutip oleh NBC News. "Kami telah bertanya selama berminggu-minggu dan tidak mendapatkan detail spesifik, bahkan ketika Pentagon meminta anggaran tertinggi sepanjang sejarah."

Laporan tersebut menyebutkan bahwa kerusakan dan biaya perbaikan pangkalan-pangkalan tersebut dapat memicu kembali perdebatan tentang manfaat mempertahankan pangkalan-pangkalan AS yang begitu dekat dengan musuh seperti Iran.

3. Biaya Perbaikan Capai Miliaran Dolar

Menurut para pejabat yang sama, biaya perbaikan diperkirakan mencapai miliaran dolar, mencerminkan skala kerusakan yang terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved