Israel Langgar Gencatan Senjata, Bombardir Lebanon Tewaskan 10 Orang

Minggu, 26 April 2026 - 08:12 WIB
loading...
Israel Langgar Gencatan...
Israel melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan pada Jumat dan Sabtu yang menewaskan 10 orang. Foto/NNA
A A A
BEIRUT - Militer Zionis Israel telah melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan pada Jumat dan Sabtu. Serangan udara dua hari itu telah menewaskan 10 orang.

Militer Zionis nekat membombardir Lebanon selatan meski pada hari Jumat diumumkan Presiden Amerika Serikat(AS) Donald Trump bahwa gencatan senjata diperpanjang selama tiga minggu.

Baca Juga: Iran Belum Kerahkan Sebagian Besar Kemampuan Rudalnya dalam Perang Melawan AS-Israel

Enam orang tewas dalam serangan udara pada hari Jumat, dan empat orang lainnya tewas dalam serangan udara pada hari Sabtu yang menargetkan sebuah truk dan sepeda motor di kota Yahmar al-Shaqif di distrik Nabatieh.

Trump sebelumnya mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama tiga minggu antara Lebanon dan Israel setelah pembicaraan di Washington, dengan mengatakan pertemuan itu "berjalan sangat baik" dan menjanjikan dukungan AS yang berkelanjutan untuk keamanan Lebanon.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, "Serangan Israel di Lebanon selatan pada hari Jumat, 24 April, menyebabkan gugurnya enam warga dan cedera dua lainnya."

Pasukan Israel juga melakukan ledakan dahsyat di kota Khiam, sementara pasukan Zionis melepaskan tembakan senapan mesin ke arah pinggiran Marwahin saat fajar, menurut National News Agency (NNA) Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved