4 Lapis Kepemimpinan Iran yang Jadi Kekuatan Utama saat Perang

Minggu, 26 April 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Namun, keduanya tampaknya tidak menetapkan strategi dan otoritas mereka semakin dipertanyakan oleh fakta bahwa delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad-Bagher Ghalibaf.

Peran Araghchi tampak operasional daripada direktif. Perubahan sikapnya yang singkat mengenai apakah Selat Hormuz terbuka atau tertutup—awalnya menyatakan bahwa lalu lintas telah kembali normal dan kemudian dengan cepat menarik kembali pernyataan tersebut—memberikan gambaran langka tentang betapa sedikitnya kendali jalur diplomatik atas keputusan militer.

Sementara itu, Pezeshkian telah menyelaraskan dirinya dengan arah rezim yang lebih luas tanpa secara nyata membentuknya. Dianggap sebagai tokoh yang relatif moderat, ia sejauh ini menghindari mendorong garis independen.

Putaran kedua pembicaraan yang terhenti dengan AS di Islamabad memperkuat poin ini. Bahkan ketika saluran diplomatik terbuka, sistem tersebut tampaknya tidak mampu atau tidak mau berkomitmen.



3. Ahmad Vahidi, Pemimpin IRGC

Pengendalian atas Selat Hormuz adalah sumber pengaruh paling langsung Iran. Tetapi keputusan tentang penutupannya berada di tangan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang dipimpin oleh Ahmad Vahidi, bukan tim diplomatik.

Hal itu menempatkan kekuasaan nyata di tangan aktor yang beroperasi di balik pintu tertutup. Tidak seperti krisis sebelumnya, tidak ada satu pun tokoh yang dapat diidentifikasi secara jelas yang memiliki strategi tersebut. Sebaliknya, muncul pola: tindakan terlebih dahulu, pesan kemudian, dan tidak selalu konsisten.

Pada praktiknya, tindakan IRGC, baik dalam menegakkan penutupan Selat Hormuz maupun dalam menyerang target di seluruh Teluk, tampaknya yang menentukan laju krisis. Tanggapan politik dan diplomatik seringkali mengikuti, bukan memimpin.

Ini tidak serta merta menandakan runtuhnya cabang-cabang administratif. Tetapi hal ini menunjukkan bahwa otonomi operasional IRGC telah meluas, setidaknya untuk sementara, karena tidak adanya arbitrase politik yang jelas.

4. Mohammad-Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran

Ke dalam ambiguitas ini, Mohammad-Bagher Ghalibaf tampil.

Mantan komandan Garda Revolusi yang kini menjabat sebagai ketua parlemen, Ghalibaf telah muncul sebagai salah satu tokoh yang paling menonjol saat ini. Ia telah melibatkan diri dalam negosiasi, berbicara kepada publik, dan terkadang membingkai perang dalam istilah pragmatis daripada ideologis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved