Iran Kecam Penyitaan Kapal oleh AS yang Bawa Perlengkapan Dialisis

Sabtu, 25 April 2026 - 09:30 WIB
loading...
Iran Kecam Penyitaan...
Kapal-kapal komersial berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab karena gangguan navigasi di Selat Hormuz, Dubai pada 2 Maret 2026. Foto/Anadolu Agency
A A A
NEW YORK - Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Jumat (24/4/2026) mengecam penyitaan kapal komersial oleh Amerika Serikat (AS) di Laut Oman, seperti dilaporkan Anadolu. Kecaman itu muncul di tengah proses negosiasi yang macet antara AS dan Iran di Pakistan.

“Serangan AS dan penyitaan ilegal kapal komersial Iran ‘Toska,’ dan penyanderaan awak kapalnya pada 19 April di Laut Oman—saat membawa perlengkapan dialisis dan peralatan medis penting—merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, termasuk larangan agresi, hak asasi manusia, dan hak untuk hidup,” kata misi tersebut di X.

Misi tersebut berpendapat insiden tersebut secara langsung mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup warga sipil.

“Tindakan paksa dan melanggar hukum ini membahayakan nyawa, merusak kebebasan navigasi, dan menempatkan pasien yang rentan pada risiko yang serius. Para pelaku harus dimintai pertanggungjawaban,” katanya.

Awal pekan ini, misi tersebut mengirimkan surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB yang membahas masalah ini.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa PBB "tidak memiliki informasi khusus" tentang apa yang ada di dalam kapal tersebut.

"Tetapi apa yang telah kita lihat, dan yang membuat kita khawatir, adalah terus berlanjutnya penyitaan kapal oleh Republik Islam Iran dan AS di Selat Hormuz," kata Dujarric.

Penutupan Selat Hormuz yang terus berlanjut berdampak kemanusiaan pada Iran dan negara-negara lain di Teluk, katanya, menambahkan, "Itulah mengapa kami ingin melihat Selat Hormuz dibuka kembali."

Baca juga: Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved