Dua Negara NATO Bersiap Latihan Serangan Nuklir terhadap Rusia, Moskow Geram
Jum'at, 24 April 2026 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Latihan yang direncanakan digambarkan sebagai bagian dari upaya Macron untuk memperluas "payung nuklir" Prancis ke negara-negara Eropa lainnya dan memperluas potensi nuklir Paris. Rusia secara konsisten mengecam NATO karena meningkatkan ketegangan di benua Eropa, khususnya melalui retorika nuklirnya yang semakin meningkat.
Menanggapi laporan latihan serangan nuklir Prancis-Polandia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan: "Latihan tersebut menunjukkan aspirasi Eropa untuk militerisasi dan nuklirisasi lebih lanjut."
"Langkah-langkah tersebut tidak berkontribusi pada stabilitas dan prediktabilitas di benua Eropa," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/4/2026).
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko juga mengatakan bahwa Pasukan Ekspedisi Gabungan (JEF) NATO yang dipimpin Inggris telah berlatih skenario blokade laut dan perebutan Wilayah Kaliningrad Rusia. "Dengan sengaja mengejar jalur konfrontasi yang meningkat," katanya.
Sementara itu, parlemen Finlandia membahas rancangan undang-undang untuk mengizinkan impor dan penyimpanan senjata nuklir di wilayah negara tersebut. Langkah ini akan membatalkan hambatan hukum yang telah melarang perangkat tersebut di negara itu sejak tahun 1980-an.
Menanggapi laporan latihan serangan nuklir Prancis-Polandia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan: "Latihan tersebut menunjukkan aspirasi Eropa untuk militerisasi dan nuklirisasi lebih lanjut."
"Langkah-langkah tersebut tidak berkontribusi pada stabilitas dan prediktabilitas di benua Eropa," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/4/2026).
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko juga mengatakan bahwa Pasukan Ekspedisi Gabungan (JEF) NATO yang dipimpin Inggris telah berlatih skenario blokade laut dan perebutan Wilayah Kaliningrad Rusia. "Dengan sengaja mengejar jalur konfrontasi yang meningkat," katanya.
Sementara itu, parlemen Finlandia membahas rancangan undang-undang untuk mengizinkan impor dan penyimpanan senjata nuklir di wilayah negara tersebut. Langkah ini akan membatalkan hambatan hukum yang telah melarang perangkat tersebut di negara itu sejak tahun 1980-an.
Lihat Juga :