'UEA Tak Lagi Butuh AS, Pangkalan Militer Amerika Itu Beban dan Bukan Aset'
Selasa, 21 April 2026 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum perang, ada sekitar 40.000 tentara Amerika di wilayah tersebut, menurut para pejabat pertahanan.
UEA adalah rumah bagi 3.500 tentara tersebut, serta pangkalan udara al-Dhafra, sebuah lokasi yang digunakan bersama oleh AS, Prancis, dan UEA.
Nadim Koteich, seorang komentator terkemuka yang berbasis di UEA dan mantan eksekutif media, melalui X menyatakan ketidaksetujuannya terhadap posisi Abdulla.
"Washington telah terbukti sebagai sekutu yang dapat diandalkan di setiap bidang penting, dan tidak ada yang lebih terlihat daripada selama perang ini," kata Koteich.
"Namun, mereduksi hubungan hanya pada dimensi militer dan keamanannya salah menafsirkan apa yang sebenarnya telah menjadi aliansi tersebut, dan mengarah pada kesimpulan yang terburu-buru," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa Washington telah memilih UEA sebagai mitra pilihannya di kawasan ini dalam bidang teknologi dan industri.
"Memperkuat poros Abu Dhabi-Washington adalah jalan ke depan, didukung oleh jaringan pilar keuangan, regulasi, energi, dan pertahanan yang canggih yang sudah ada," imbuh Koteich.
Abdulla membalas dengan mengatakan bahwa tidak ada yang mempertanyakan hubungan AS-UEA, yang akan berkembang di masa depan.
UEA adalah rumah bagi 3.500 tentara tersebut, serta pangkalan udara al-Dhafra, sebuah lokasi yang digunakan bersama oleh AS, Prancis, dan UEA.
Nadim Koteich, seorang komentator terkemuka yang berbasis di UEA dan mantan eksekutif media, melalui X menyatakan ketidaksetujuannya terhadap posisi Abdulla.
"Washington telah terbukti sebagai sekutu yang dapat diandalkan di setiap bidang penting, dan tidak ada yang lebih terlihat daripada selama perang ini," kata Koteich.
"Namun, mereduksi hubungan hanya pada dimensi militer dan keamanannya salah menafsirkan apa yang sebenarnya telah menjadi aliansi tersebut, dan mengarah pada kesimpulan yang terburu-buru," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa Washington telah memilih UEA sebagai mitra pilihannya di kawasan ini dalam bidang teknologi dan industri.
"Memperkuat poros Abu Dhabi-Washington adalah jalan ke depan, didukung oleh jaringan pilar keuangan, regulasi, energi, dan pertahanan yang canggih yang sudah ada," imbuh Koteich.
Abdulla membalas dengan mengatakan bahwa tidak ada yang mempertanyakan hubungan AS-UEA, yang akan berkembang di masa depan.
Lihat Juga :