Trump: Sangat Tidak Mungkin Memperpanjang Gencatan Senjata dengan Iran Jika...

Selasa, 21 April 2026 - 08:36 WIB
loading...
Trump: Sangat Tidak...
Presiden AS Donald Trump menyatakan sangat tidak mungkin memperpanjang gencatan senjata dengan Iran jika sampai Rabu malam tak ada kesepakatan. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa dia sangat tidak mungkin memperpanjang gencatan senjata dengan Iran jika Rabu malam berlalu tanpa kesepakatan damai.

Selama wawancara telepon dengan koresponden Bloomberguntuk Gedung Putih, Jeff Mason, Trump mengatakan bahwa gencatan senjata berakhir pada Rabu malam waktu Washington—atau Kamis pagi waktu Jakarta.

Baca Juga: Iran Siap Perang Lagi Melawan AS-Israel: Kami Akan Tunjukkan 'Kartu Baru' di Medan Perang!

Trump awalnya mengumumkan gencatan senjata pada 7 April setelah mengancam akan mengizinkan serangan terhadap infrastruktur sipil Iran dan memperingatkan bahwa "seluruh peradaban akan mati" di Iran.

Pernyataan terbaru Trump muncul ketika para pejabat pemerintahannya melakukan perjalanan ke Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua perundingan damai dengan Iran. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada The Hill pada hari Minggu bahwa Wakil Presiden Vance akan memimpin delegasi tersebut, yang juga akan mencakup utusan AS Steve Witkoff dan menantu presiden; Jared Kushner.

Pada hari Senin, Trump menepis anggapan bahwa dia berada di bawah "tekanan" untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

“Saya sama sekali tidak berada di bawah tekanan, meskipun, semuanya akan terjadi, relatif cepat! Waktu bukanlah musuh saya, satu-satunya hal yang penting adalah kita akhirnya, setelah 47 tahun, membereskan KEKACAUAN yang dibiarkan terjadi oleh Presiden-Presiden lain karena mereka tidak memiliki Keberanian atau Pandangan Jauh untuk melakukan apa yang harus dilakukan sehubungan dengan Iran,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Selama wawancaranya dengan Bloomberg, Trump menyampaikan nada yang serupa, mengatakan bahwa dia "tidak akan terburu-buru membuat kesepakatan yang buruk" dengan rezim Iran. Presiden Amerika itu telah menuntut agar Teheran meninggalkan program nuklirnya. "Kita punya banyak waktu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved