5 Keunggulan Strategi Perang Asimetris Iran yang Mampu Kalahkan AS dan Israel

Senin, 20 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Qalibaf menekankan bahwa baginya, tidak ada perbedaan antara medan perang dan meja perundingan, dan ia siap mengorbankan nyawanya "untuk mengamankan hak-hak rakyat."


4. Struktur Politik Iran yang Kuat

Dalam pernyataan lain, Qalibaf mengatakan struktur politik dan militer negara tersebut membuktikan kekuatan dan ketahanannya setelah gugurnya Pemimpin Revolusi Islam dan para komandan berpangkat tinggi, mencatat bahwa rakyat Iran sendiri bangkit untuk mengisi kekosongan tersebut.

Ia juga berbicara tentang kemunafikan Amerika selama negosiasi dua kali dalam setahun terakhir, merujuk pada perang pada Juni tahun lalu dan konflik pada akhir Februari tahun ini.

Qalibaf membandingkan waktu respons Iran antara perang sebelumnya dan perang terbaru.

"Dalam perang pertama, kami mengalami keterlambatan 14 hingga 15 jam dalam merespons dan menyerang. Tetapi dalam perang ini, meskipun panglima tertinggi, kepala staf umum, dan komandan IRGC gugur, yang dapat menyebabkan gangguan, kami melihat bahwa reaksi terjadi dalam waktu sesingkat mungkin," katanya, menghubungkan kecepatan tersebut dengan "struktur yang kuat."

Mengacu pada warisan Imam Khomeini, pendiri Republik Islam, dan Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Qalibaf mengatakan mereka percaya bahwa revolusi tidak bergantung pada individu tetapi pada institusi.

5. Sistem Pertahanan Udara yang Maksimal

Qalibaf mengatakan pasukan pertahanan udara Iran berhasil menyerang sekitar 180 drone dalam perang baru-baru ini—kemampuan yang tidak ada selama konflik sebelumnya—dan menegaskan bahwa serangan terhadap jet tempur F-35 AS mengirimkan pesan yang jelas kepada musuh.

Ketua Parlemen menyoroti kemajuan teknis yang signifikan dalam sistem pertahanan udara Iran, terutama setelah perang 12 hari pada Juni tahun lalu.

Ia membahas insiden spesifik yang melibatkan jet tempur F-35 AS, dan menggambarkannya sebagai bukti kecanggihan teknis Iran yang semakin meningkat. "Menyerang F-35 bukanlah kebetulan; ini adalah operasi yang melibatkan berbagai dimensi teknis dan desain," katanya.

Menurut ketua parlemen, kedekatan ledakan rudal dengan pesawat berfungsi sebagai sinyal pencegahan. "Rudal yang meledak di dekat F-35 membuat musuh memahami kemampuan apa yang kita miliki dan ke arah mana kita bergerak," tambah Qalibaf.

Ia juga memuji rakyat yang setiap hari turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas dengan angkatan bersenjata negara.

"Kami meraih kesuksesan yang baik di medan perang, dan orang-orang di jalanan adalah mitra dalam hal itu. Untuk konsolidasi kesuksesan ini, orang-orang yang hadir di jalanan juga sangat efektif."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved