Perang Iran Vs AS Lebih Mungkin Terjadi Lagi Dibandingkan Negosiasi, ini 4 Alasannya

Minggu, 19 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Posisi tersebut kini telah dibantah langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, yang berbicara di sebuah panel di sini beberapa saat yang lalu.

“Itu bukan syarat yang kami sepakati,” katanya. Ia mengakui selat tersebut terbuka, tetapi mengatakan kapal-kapal masih perlu melewati area yang ditentukan melalui koordinasi penuh dengan angkatan bersenjata Iran. Ia mengatakan bahwa apa yang diumumkan Presiden AS Trump sama sekali tidak akurat.

Meskipun demikian, Khatibzadeh menegaskan bahwa perang bukanlah solusi dan Iran serius dan bertekad untuk menyelesaikan masalah ini di meja perundingan. Tetapi ia mengeluarkan peringatan tegas kepada AS dan Israel: Jika terjadi kembali konflik, tanggapan Iran tidak akan terbatas – Ini akan menjadi “respons dengan kekuatan penuh”.

Jadi, seperti yang terjadi saat ini, posisi di Selat Hormuz tetap sangat berbeda. Politisi lain yang hadir di sini hari ini juga mengatakan akan sulit untuk menjembatani kesenjangan itu. Namun, menurut delegasi Iran, sebuah pertanda positif adalah bahwa negosiasi masih berlangsung, dan kedua belah pihak menyadari bahwa kembalinya konflik skala penuh akan menimbulkan biaya yang sangat besar. Kesadaran itu menjadi faktor pencegah.

Kedua belah pihak, seperti yang dikatakan salah satu delegasi, sekarang harus berpikir dua kali sebelum menarik pelatuk.

3. Perubahan Status Selat Hormuz

Perubahan status Selat Hormuz membahayakan potensi negosiasi AS-Iran, kata Michael Shoebridge, direktur lembaga think-tank Strategic Analysis Australia.

“Melihat kapal tanker pertama yang melewati selat itu, saya pikir diterima dengan sangat baik di seluruh dunia. Namun, melihat Iran kembali menutup selat karena Amerika belum mencabut blokade terhadap pelayaran Iran merupakan kemunduran yang nyata,” kata Shoebridge kepada Al Jazeera. “Masalahnya di sini, menurut saya, adalah Presiden Trump telah melebih-lebihkan keadaan karena ia sangat ingin menggambarkan dirinya sebagai pemenang.”

Ia menambahkan: “Kita telah mendengar dari Trump bahwa kesepakatan sudah sangat, sangat dekat. Tetapi itu akan sangat sulit dipercaya jika mereka bahkan tidak dapat mencapai titik awal, yaitu melihat syarat-syarat gencatan senjata diberlakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Berita Terkini
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved