Perang Iran Vs AS Lebih Mungkin Terjadi Lagi Dibandingkan Negosiasi, ini 4 Alasannya

Minggu, 19 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
Perang Iran Vs AS Lebih...
Perang Iran Vs AS lebih mungkin terjadi lagi dibandingkan negosiasi. Foto/X
A A A
TEHERAN - Seorang analis mengatakan bahwa pemberlakuan kembali pembatasan di Selat Hormuz oleh Iran merupakan konsekuensi langsung dari pelanggaran gencatan senjata oleh Amerika Serikat.

“Selat itu seharusnya dibuka berdasarkan ketentuan gencatan senjata. Blokade AS itu sendiri merupakan pelanggaran terhadap ketentuan gencatan senjata,” kata Profesor Mostafa Khoshcheshm kepada Al Jazeera dari Teheran.

“Amerika juga telah membawa lebih banyak pasukan dan peralatan – pelanggaran lain.”

Perang Iran Vs AS Lebih Mungkin Terjadi Lagi Dibandingkan Negosiasi, ini 4 Alasannya

1. Trump Tak Memiliki Komitmen

Setelah Iran melakukan upaya terbatas untuk membuka selat tadi malam, katanya, “Trump bergegas ke media dan membuat pernyataan palsu,” yang menyebabkan Teheran menyimpulkan bahwa mereka harus menutup selat itu lagi.

Mengenai prospek diplomasi, Khoshcheshm berbicara terus terang. “Sekarang benar-benar sulit, lebih sulit dari sebelumnya. Trump mengubah posisi dan kata-katanya setiap jam.”

Ia menunjuk pada pengabaian Trump terhadap Perjanjian Iklim Paris, komitmen NATO, dan berbagai perjanjian internasional sebagai bukti bahwa ia “bukan seseorang yang dapat diajak bernegosiasi. Ia tidak menunjukkan rasa hormat sedikit pun terhadap PBB atau Dewan Keamanan PBB.

“Saya melihat dimulainya kembali perang lebih mungkin terjadi daripada negosiasi apa pun.”


2. AS Masih Memblokade Selat Hormuz

Amerika Serikat bersikeras bahwa Iran telah setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa syarat apa pun, sementara blokade AS tetap berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan
Rekomendasi
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Berita Terkini
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved