5 Alasan Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Salah Satunya Trump Terlalu Banyak Bicara

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Ia menekankan bahwa apa pun yang disepakati Iran dalam negosiasi harus melindungi hak-haknya berdasarkan hukum internasional.

“Iran tidak akan menerima untuk menjadi pengecualian dari hukum internasional” atau “meninggalkan hak-haknya”, katanya.

2. Belum Ada Negosiasi Tahap Kedua

Teheran belum menyetujui putaran kedua negosiasi dengan Washington, kata sebuah sumber Iran yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita Tasnim Iran.

Iran percaya AS mengajukan tuntutan yang berlebihan selama pertukaran pesan mereka, dan telah menjadikan pencabutan tuntutan tersebut sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan negosiasi, tambah sumber tersebut.

Teheran telah menyampaikan syarat-syaratnya kepada Washington melalui perantara Pakistan.

“Kami memberi tahu pihak Amerika tentang ketidaksetujuan kami untuk putaran kedua melalui perantara Pakistan,” kata sumber tersebut.

Teheran juga telah memperjelas bahwa mereka tidak ingin membuang waktu dalam negosiasi yang berlarut-larut yang tidak menghasilkan hasil.

3. Iran Menolak Blokade Pelabuhannya oleh AS

Melanjutkan pernyataannya di Antalya, wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan Iran tidak akan pernah menerima blokade AS terhadap pelabuhannya atau “perintah” lainnya dari Washington.

“Tidak akan pernah ada blokade di masa depan. Era kolonialisme harus berakhir,” katanya, menambahkan bahwa AS “tidak dapat mendikte perintah kepada negara lain”.

4. Pergerakan Kapal dari dan Ke Iran Terganggu

Komando angkatan laut IRGC telah menegaskan kembali bahwa Selat Hormuz telah kembali ke status terbatas sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved