Dianggap Tak Berguna, Trump Minta NATO Menjauh dari Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 - 14:20 WIB
loading...
Dianggap Tak Berguna,...
Donald Trump minta NATO menjauh dari Selat Hormuz. Foto/X/NATO
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump kembali mengecam NATO , menekankan bahwa ia tidak membutuhkan bantuannya di Selat Hormuz. Dia mengatakan bahwa blok militer tersebut "tidak berguna ketika dibutuhkan" selama perang melawan Iran.

Pada Jumat sore, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa koridor pengangkutan minyak dan gas utama tersebut "sepenuhnya terbuka" untuk semua kapal komersial selama sisa gencatan senjata Israel-Lebanon, yang akan berakhir minggu depan.

Hanya satu jam kemudian, Trump melalui Truth Social mengkonfirmasi bahwa Selat Hormuz terbuka untuk lalu lintas, dan kemudian mengklaim bahwa Teheran telah setuju untuk "tidak akan pernah menutupnya lagi." Ia juga menekankan bahwa blokade regional AS terhadap kapal-kapal Iran akan berlanjut hingga tuntutan Washington dipenuhi.



Selama berminggu-minggu, Trump mengecam sekutu NATO Eropa karena tidak bergabung dalam perang melawan Iran, setelah negara itu secara efektif memblokir selat tersebut untuk kapal-kapal dari negara-negara yang disebutnya sebagai negara musuh. Presiden AS mengisyaratkan bahwa AS dapat meninggalkan blok militer tersebut sebagai akibatnya.

Anggota NATO, Prancis, yang mengerahkan kapal induk andalannya dan beberapa kapal perang ke Timur Tengah selama konflik tersebut, mengadakan pertemuan para pemimpin Eropa di Paris pada hari Jumat untuk membahas situasi seputar penutupan Selat Hormuz.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang memimpin pertemuan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, mengumumkan bahwa London dan Paris akan meluncurkan "misi multinasional untuk melindungi kebebasan navigasi segera setelah kondisi memungkinkan."

Trump sebelumnya telah menuduh Starmer sebagai teman yang hanya bersahabat saat keadaan baik dalam konflik Iran.

Berbicara kepada Sky News pada hari Rabu, presiden AS mengisyaratkan bahwa ia dapat mempertimbangkan kembali kesepakatan perdagangan yang Washington buat dengan London tahun lalu, memberikan Inggris penangguhan dari serangan tarifnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved