Trump: Israel dan Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari

Jum'at, 17 April 2026 - 07:20 WIB
loading...
A A A
Lebih dari 2.000 orang di Lebanon telah tewas, dengan lebih dari satu juta orang—atau sekitar seperlima dari populasi—mengungsi. Diperkirakan 37.000 rumah telah hancur atau rusak. Israel mengatakan serangan Hizbullah telah menewaskan dua warga sipil di Israel, dan 13 tentara Israel telah tewas dalam pertempuran di Lebanon.

Israel dan Lebanon mengadakan pembicaraan langsung yang langka terjadi di Washington minggu ini yang bertujuan untuk meredakan perang, yang telah menyebabkan serangan udara mematikan di beberapa bagian ibu kota Lebanon, Beirut. Israel tidak berkonflik dengan angkatan bersenjata Lebanon.

Departemen Luar Negeri AS merinci tiga poin kesepakatan gencatan senjata Israel dan Lebanon. Berikut ketiga poin yang diumumkan:

1. Perjanjian tersebut dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama jika negosiasi menunjukkan tanda-tanda kemajuan.
2. Israel mempertahankan haknya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela diri, kapan saja, terhadap serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung.
3. Pihak-pihak yang terlibat mengakui bahwa pasukan keamanan Lebanon memiliki tanggung jawab eksklusif atas keamanan Lebanon.

Dalam beberapa jam menjelang dimulainya gencatan senjata yang dijadwalkan, Israel dan Hizbullah terus melancarkan serangan lintas perbatasan.

Meskipun gencatan senjata dapat menghentikan pertempuran, pertanyaan utama tentang masa depan persenjataan Hizbullah tetap belum terselesaikan.

Otoritas Lebanon telah lama berpendapat bahwa pelucutan senjata Hizbullah tidak dapat dipaksakan dengan kekerasan dan akan membutuhkan negosiasi dengan kelompok tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved