Gedung Putih Ungkap Putaran Perundingan Selanjutnya dengan Iran Sangat Mungkin di Islamabad

Kamis, 16 April 2026 - 19:30 WIB
loading...
Gedung Putih Ungkap...
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan putaran negosiasi selanjutnya dengan Iran yang terkait dengan diskusi gencatan senjata diperkirakan akan berlangsung di ibu kota Pakistan. Kabar itu muncul di tengah gencatan senjata yang masih berlaku antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

“Mereka kemungkinan besar akan berada di tempat yang sama seperti terakhir kali,” ujar Leavitt kepada wartawan.

“Pihak Pakistan telah menjadi mediator yang luar biasa sepanjang proses ini, dan kami sangat menghargai persahabatan dan upaya mereka menyelesaikan kesepakatan ini. Jadi, mereka adalah satu-satunya mediator dalam negosiasi ini. Meskipun ada banyak negara di seluruh dunia yang ingin menawarkan bantuan mereka, presiden (Donald Trump) merasa penting untuk terus menyederhanakan komunikasi ini melalui pihak Pakistan, dan itulah yang terus terjadi,” tambahnya.

Leavitt membantah laporan media yang menyatakan AS secara resmi meminta perpanjangan gencatan senjata, menyebut klaim tersebut tidak akurat.

“Saya melihat beberapa laporan, sekali lagi, laporan yang buruk pagi ini, bahwa kami secara resmi telah meminta perpanjangan gencatan senjata. Itu tidak benar. Saat ini, kami tetap sangat terlibat dalam negosiasi ini,” tambahnya.

Ia menekankan diskusi tetap aktif dan berlangsung, merujuk pada komentar baru-baru ini dari Trump dan Wakil Presiden JD Vance, yang keduanya menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai “produktif dan sedang berlangsung.”

AS dan Iran mengadakan pembicaraan langsung di Pakistan akhir pekan lalu, tetapi negosiasi berakhir tanpa kesepakatan. Pembicaraan tersebut menyusul gencatan senjata selama dua pekan yang diumumkan awal bulan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved