Iran Pertimbangkan Pelonggaran Pembatasan Selat Hormuz

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB
loading...
Iran Pertimbangkan Pelonggaran...
Kapal berada di perairan dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Iran dapat mempertimbangkan mengizinkan kapal-kapal melewati sisi Oman di Selat Hormuz secara bebas jika Amerika Serikat (AS) menawarkan konsesi. Reuters melaporkan hal itu pada hari Rabu (15/4/2026), mengutip sumber yang diberi pengarahan Teheran.

Reuters mengatakan sumber tersebut tidak mengklarifikasi apakah Iran akan mengizinkan semua kapal, termasuk yang terkait dengan Israel, untuk melewatinya secara bebas.

Satu sumber Barat mengkonfirmasi proposal untuk mengizinkan kapal-kapal berlayar melalui sisi Oman telah dalam proses, tetapi tidak mengatakan apakah ada tanggapan dari AS.

Iran menutup jalur pelayaran vital tersebut untuk "kapal musuh" tak lama setelah AS dan Israel melancarkan kampanye pengeboman mereka terhadap negara itu pada 28 Februari.

Presiden AS Donald Trump menyatakan blokade selat tersebut pada hari Minggu setelah pembicaraan perdamaian yang dimediasi Pakistan gagal menghasilkan terobosan.

Militer Amerika mengatakan tujuan blokade tersebut adalah untuk memutus perdagangan Iran.

"Sepuluh kapal sekarang telah diputar balik, dan nol kapal telah menerobos sejak dimulainya blokade AS pada hari Senin," ujar Komando Pusat AS pada hari Rabu.

Namun, satu kapal tanker besar berbendera Malta, Agios Fanourios I, melewati Selat Hormuz pada hari yang sama, menurut situs web pelacakan maritim.

Gangguan lalu lintas melalui selat tersebut, yang menangani sekitar 20% aliran minyak dan gas alam cair dunia, telah menyebabkan lonjakan harga energi dan mendorong Dana Moneter Internasional untuk memperingatkan pekan ini bahwa blokade lebih lanjut akan mendorong inflasi global.

Baca juga: Terungkap, Iran Gunakan Satelit China di Orbit untuk Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved