Iran Bidik Kapal Induk dan Seluruh Kapal Perang AS: Kami Akan Tenggelamkan Semuanya!
Kamis, 16 April 2026 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam wawancaranya, dia menyindir Presiden AS Donald Trump sebagai polisi di Selat Hormuz.
"Trump ingin menjadi polisi Selat Hormuz. Apakah ini benar-benar tugas Anda? Apakah ini tugas tentara yang kuat seperti AS?" ujarnya.
"Kapal-kapal Anda ini akan ditenggelamkan oleh rudal pertama kami dan telah menciptakan bahaya besar bagi militer AS. Mereka pasti dapat terkena rudal kami, dan kami dapat menghancurkannya," imbuh Rezaei.
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik transit minyak paling penting di dunia, dan gangguan apa pun di sana dapat memiliki implikasi signifikan bagi pasokan dan keamanan energi global.
Sebelumnya, militer AS mengeklaim telah berhasil memulangkan 10 kapal yang mencoba meninggalkan pelabuhan Iran selama 48 jam pertama dari apa yang digambarkan sebagai blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.
"Trump ingin menjadi polisi Selat Hormuz. Apakah ini benar-benar tugas Anda? Apakah ini tugas tentara yang kuat seperti AS?" ujarnya.
"Kapal-kapal Anda ini akan ditenggelamkan oleh rudal pertama kami dan telah menciptakan bahaya besar bagi militer AS. Mereka pasti dapat terkena rudal kami, dan kami dapat menghancurkannya," imbuh Rezaei.
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik transit minyak paling penting di dunia, dan gangguan apa pun di sana dapat memiliki implikasi signifikan bagi pasokan dan keamanan energi global.
Sebelumnya, militer AS mengeklaim telah berhasil memulangkan 10 kapal yang mencoba meninggalkan pelabuhan Iran selama 48 jam pertama dari apa yang digambarkan sebagai blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.
Lihat Juga :