Iran Tepis Dampak Blokade Laut oleh Militer AS, Ini Alasannya

Rabu, 15 April 2026 - 21:30 WIB
loading...
Iran Tepis Dampak Blokade...
Warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab untuk memprotes Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran, pada 12 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni mengatakan Iran tidak akan terpengaruh oleh apa yang ia sebut sebagai ilusi blokade oleh Amerika Serikat (AS) saat ini. Dia mengutip perbatasan darat dan laut negara itu yang lebih dari 8.000 kilometer.

Ia menekankan otoritas di provinsi perbatasan harus memfasilitasi impor barang-barang penting untuk melawan potensi pembatasan dan memastikan kontinuitas pasokan.

Dalam pernyataan sebelumnya, Kepala Mossad David Barnea mengatakan Israel tidak memprediksi rezim Iran jatuh segera setelah berakhirnya pertempuran aktif.

Ia menambahkan upaya akan terus berlanjut di luar fase pertempuran, menyatakan pekerjaan untuk menggulingkan rezim Iran sedang berlangsung.

Pernyataan-pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan regional yang berkelanjutan menyusul eskalasi dan perkembangan gencatan senjata baru-baru ini.

Teheran mengatakan ancaman Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan "blokade angkatan laut" terhadap Iran sama dengan perang ilegal yang tidak dapat dimenangkan melalui tindakan balas dendam terhadap ekonomi global.

Dalam unggahan di X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan langkah tersebut pada akhirnya akan merugikan Amerika Serikat sendiri.

Ia menambahkan, “Bisakah ‘perang pilihan’ ilegal dimenangkan melalui ‘balas dendam pilihan’ terhadap ekonomi global?! Apakah ada gunanya memotong hidung sendiri untuk membalas dendam?!”

Iran dan Amerika Serikat mengatakan pada hari Minggu bahwa pembicaraan yang diadakan di Islamabad telah berakhir tanpa kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang, dengan kedua pihak saling menyalahkan atas kegagalan mencapai kesepakatan.

Pada dini hari Rabu, 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan, menjelang negosiasi yang lebih luas yang bertujuan mengakhiri perang, yang dimulai pada 28 Februari.

Pada hari Minggu, Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan mulai memberlakukan blokade “pada semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz”.

Komando Pusat AS (CENTCOM) juga mengumumkan langkah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran mulai Senin pagi.

Baca juga: Iran Tuntut Ganti Rugi Perang dari Negara-Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved