Pengadilan Tinggi Israel Dengarkan Petisi yang Tuntut Pemecatan Menteri Sayap Kanan Ben-Gvir

Rabu, 15 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
Pengadilan Tinggi Israel...
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Pengadilan Tinggi Israel pada hari Rabu (15/4/2026) mulai mendengarkan petisi yang meminta pemecatan Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir dari jabatannya atas tuduhan campur tangan dalam kepolisian Israel.

Di tengah kekhawatiran akan potensi gangguan di dalam ruang sidang, para hakim memutuskan mengadakan sidang tanpa kehadiran publik, sambil menyiarkan jalannya sidang secara langsung, menurut seorang koresponden Anadolu.

Sebelum sidang, puluhan pendukung Ben-Gvir berkumpul di luar gedung pengadilan, membawa tanda-tanda bertuliskan, “Saatnya mengatakan kepada Pengadilan Tinggi: Cukup” dan “Akhiri kediktatoran peradilan.”

Ben-Gvir tiba di luar ruang sidang dan berbicara kepada para pendukungnya, mengatakan, “Gali Baharav-Miara (Penasihat hukum pemerintah) mengatakan saya menentukan kebijakan dan mengubah kepolisian — dia benar.”

“Lebih dari setengah juta pemilih memilih kami untuk membawa perubahan nyata,” ujar menteri sayap kanan itu.

Ia melanjutkan, memperingatkan Mahkamah Agung, “Jangan menyeret Israel ke dalam krisis konstitusional, perpecahan, atau polarisasi. Demokrasi tidak akan runtuh. Kediktatoran legal akan runtuh.”

Sementara itu, Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin mengatakan pemerintah tidak akan menghormati putusan Mahkamah Agung yang memerintahkan pemecatan Ben-Gvir, menurut portal berita The Times of Israel.

“Sidang yang berlangsung pagi ini untuk menggulingkan Menteri Ben-Gvir adalah melanggar hukum, dan keputusan para hakim akan tetap tidak memiliki validitas sama sekali,” ungkap Levin.

“Sahabat saya, Menteri Ben-Gvir, akan terus menjabat berdasarkan keputusan rakyat dan kepercayaan Knesset,” lanjut menteri kehakiman.

Para pemohon berupaya memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memecat Ben-Gvir atas tuduhan “campur tangan berulang dan melanggar hukum dalam urusan kepolisian operasional, politisasi penunjukan polisi, dan campur tangan terang-terangan dalam penyelidikan kepolisian,” menurut media Israel.

Baca juga: Iran Tuntut Ganti Rugi Perang dari Negara-Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved