220 Kg Uranium Gagal Dihancurkan AS dan Israel, Ambisi Iran Kembangkan Bom Nuklir Terbuka Lebar

Rabu, 15 April 2026 - 11:35 WIB
loading...
A A A

2. Kemunduran Substansial

“Secara keseluruhan, konflik ini telah secara substansial menghambat program nuklir Iran,” kata Spencer Faragasso dari Institute for Science and International Security, sebuah lembaga think tank AS yang memantau program nuklir Iran.

“Diperlukan waktu, investasi, dan sumber daya yang signifikan untuk membangun kembali semua kemampuan yang hilang itu,” katanya.

Namun, “keuntungan dari konflik ini sama sekali tidak permanen.”

3. Iran Masih Memiliki Banyak Uranium

Teheran masih memiliki sejumlah besar uranium yang diperkaya hingga 60 persen, mendekati tingkat 90 persen yang dibutuhkan untuk membuat bom atom, serta persediaan uranium yang diperkaya hingga 20 persen, ambang batas kritis lainnya.

Sebelum serangan AS pada Juni 2025, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menghitung bahwa Iran memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60 persen, jauh di atas batas 3,67 persen yang ditetapkan oleh perjanjian tahun 2015 yang kemudian ditarik oleh Amerika Serikat.

Sejak Juni 2025, nasib persediaan ini tetap tidak pasti, dengan Teheran menolak akses inspektur IAEA ke lokasi yang hancur akibat serangan AS dan Israel.

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi telah berulang kali menyerukan kembalinya para ahli internasional.

4. Uranium Iran Masih Disembunyikan di Bawah Tanah

Sebagian dari persediaan uranium yang sangat diperkaya (HEU) diyakini masih terkubur di terowongan di lokasi Isfahan di Iran tengah.

“Setidaknya 220 kilogram — kira-kira setengah dari persediaan HEU 60 persen yang dinyatakan Iran — diyakini disimpan di kompleks terowongan bawah tanah di Isfahan,” kata Faragasso.

“Status setengah lainnya tidak jelas, tetapi kami percaya itu terkubur di bawah reruntuhan di Fordow karena sejumlah besar HEU 60 persen diproduksi sebelum perang Juni 2025,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved