Klaim Iran Butuh Waktu 20 Tahun Bangun Kembali Negaranya, Trump: Perang Ini Hampir Berakhir

Rabu, 15 April 2026 - 08:37 WIB
loading...
A A A
“Jika saya menarik diri sekarang, mereka akan membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun kembali negara itu. Dan kita belum selesai,” katanya. “Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan.”

Wakil Presiden JD Vance dan pejabat senior Gedung Putih mengadakan negosiasi dengan pejabat Iran selama akhir pekan di Pakistan mengenai program nuklir dan rencana pengayaan Teheran.

Pembicaraan tersebut dilaporkan tidak menghasilkan terobosan, meskipun Vance mengatakan pada hari Senin bahwa "banyak kemajuan" telah dibuat dan bahwa Iran memegang kendali dalam menentukan langkah selanjutnya dalam konflik tersebut.

Presiden Trump mempertimbangkan untuk menghancurkan program nuklir Iran, karena negara tersebut meningkatkan serangannya terhadap Israel.

"Bola sepenuhnya berada di tangan mereka," kata Vance kepada "Special Report." "Jika Anda bertanya apa yang akan terjadi selanjutnya, saya pikir Iran akan menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya."

Perang Iran dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Iran, menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan secara efektif menghancurkan rezim Islam tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Donald Trump Tuding...
Donald Trump Tuding AS Hampir Tergelincir dalam Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved