Iran Ungkap Kerugian akibat Serangan AS-Israel Diperkirakan Sekitar Rp4.630 Triliun

Selasa, 14 April 2026 - 21:13 WIB
loading...
Iran Ungkap Kerugian...
Konferensi pers diadakan di kompleks olahraga yang rusak untuk mengutuk serangan AS-Israel baru-baru ini di Teheran, Iran pada 3 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Kerugian akibat serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran diperkirakan mencapai sekitar USD270 miliar (Rp4.630 triliun), kata juru bicara pemerintah Iran pada hari Selasa (14/4/2026), mengutip penilaian awal.

“Salah satu isu yang sedang diupayakan oleh tim negosiasi kami, dan yang juga diupayakan dalam pembicaraan Islamabad, adalah masalah ganti rugi perang,” kata Fatemeh Mohajerani kepada RIA Novosti Rusia, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.

Angka USD270 miliar itu belum final, tegas Mohajerani, menambahkan, “Kerugian biasanya harus diperiksa dalam beberapa lapisan.”

Permusuhan regional meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan dan melukai ribuan orang.

Teheran melancarkan serangan balasan terhadap Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebelum gencatan senjata selama dua minggu diumumkan pekan lalu.

Delegasi Iran dan AS mengakhiri pembicaraan selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada Minggu pagi, tanpa mencapai kesepakatan.

Baca juga: China Sebut Blokade AS terhadap Pelabuhan Iran Tindakan Berbahaya dan Tak Bertanggung Jawab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved