Pezeshkian pada Macron: Eropa Bisa Dorong AS Patuhi Hukum Internasional

Selasa, 14 April 2026 - 18:31 WIB
loading...
Pezeshkian pada Macron:...
Asap mengepul setelah serangan udara di Teheran, Iran, pada 13 Maret 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Pezeshkian mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa "kurangnya niat baik" dan "posisi maksimalis" dari Amerika Serikat (AS) mencegah penyelesaian kesepakatan selama pembicaraan di Islamabad pekan lalu. Kabar itu diungkap kantor berita IRNA.

Pezeshkian menjelaskan, ancaman, tekanan, dan tindakan militer hanya akan memperburuk "masalah buatan sendiri" AS di kawasan itu.

"Diplomasi adalah jalan yang lebih disukai untuk menyelesaikan perselisihan," kata Pezeshkian kepada Macron dalam percakapan telepon bersama mereka, menambahkan Eropa dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong AS untuk mematuhi hukum internasional.

Sementara itu, Qatar mendesak fokus pada gencatan senjata, mengutuk serangan Israel terhadap Lebanon.

"Masih terlalu dini" untuk fokus pada solusi mengenai Selat Hormuz, dan perhatian seharusnya diarahkan untuk menghentikan pertempuran, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, al-Ansari.

Ia menekankan secara historis tidak pernah ada masalah di Selat Hormuz dan berpendapat perdebatan saat ini harus berpusat pada “keamanan berkelanjutan” dan “keselamatan navigasi”.

Al-Ansari mencatat dampak perang terhadap harga energi dirasakan di seluruh dunia, dengan konsekuensi tambahan bagi ekspor, tetapi mengatakan Qatar pada akhirnya akan keluar dari krisis ini.

Selain itu, juru bicara tersebut mengutuk serangan terhadap kedaulatan Lebanon dan menyatakan dukungan untuk upaya internasional guna mengurangi eskalasi.

Al-Ansari menambahkan Doha tetap berhubungan dengan semua pihak, termasuk Lebanon, dan pesan masih dipertukarkan antara Iran dan Pakistan setelah pembicaraan di Islamabad.

Baca juga: Arab Saudi Desak AS Kembali ke Perundingan Iran saat Rute Minyak Lainnya Terancam
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved