Arab Saudi Desak AS Kembali ke Perundingan Iran saat Rute Minyak Lainnya Terancam

Selasa, 14 April 2026 - 17:15 WIB
loading...
Arab Saudi Desak AS...
Kapal berada di perairan dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
RIYADH - Para pejabat Arab Saudi memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa langkahnya untuk memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran setelah negosiasi yang gagal dapat menjadi bumerang, memicu gangguan energi global yang lebih luas.

Trump bertujuan menekan Iran agar melonggarkan cengkeramannya atas Selat Hormuz, tetapi para pejabat Saudi dilaporkan secara aktif mendesak AS untuk kembali bernegosiasi dengan Iran karena kekhawatiran bahwa Bab al-Mandeb — yang menangani sekitar 10% pengiriman minyak mentah dan gas alam cair global — juga dapat terancam.

Kerajaan tersebut berhasil mempertahankan ekspor minyak mendekati tingkat pra-konflik dengan mengalihkan minyak mentah melalui wilayahnya ke pelabuhan Laut Merah, melewati Selat Hormuz.

Tetapi rute alternatif itu akan menjadi rentan, menempatkan sebagian besar ekspor Saudi dalam risiko, karena Iran telah memberi sinyal bahwa jika aliran minyaknya sendiri dibatasi, mereka dapat membalas dengan mengganggu jalur pelayaran utama lainnya.

Potensi pengaruh Iran terletak pada aliansi regionalnya, terutama dengan pasukan Houthi di Yaman, yang menguasai wilayah di dekat Bab al-Mandeb.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
Momen Seru Meet n Greet...
Momen Seru Meet n Greet KIKO di FOMBEX (Forever Mom & Baby Expo) ICE BSD
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved