Militer Iran: Tidak Ada Keamanan bagi Siapa Saja jika Pelabuhan Kita Diserang

Selasa, 14 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Militer Iran: Tidak...
Militer Iran ancam tidak ada keamanan bagi siapa saja jika pelabuhan kita diserang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Militer Iran memperingatkan bahwa ancaman apa pun terhadap pelabuhannya akan memicu respons regional yang lebih luas. Mereka menyatakan bahwa tidak ada pelabuhan di Teluk Persia atau Laut Oman yang akan tetap aman jika fasilitas maritimnya sendiri menjadi sasaran.

Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa memastikan keamanan di dua perairan strategis tersebut adalah masalah bersama, menekankan bahwa keamanan tersebut harus berlaku untuk semua pihak atau tidak sama sekali.

"Angkatan Bersenjata Iran menganggap pembelaan hak-hak nasional negara sebagai kewajiban yang wajar dan sah, termasuk pelaksanaan kedaulatan di perairan teritorial negara," katanya dilansir Press TV.

Zolfaqari selanjutnya menekankan bahwa perlindungan keamanan maritim di perairan Iran akan terus dilakukan secara tegas, menegaskan kembali bahwa kapal-kapal yang terkait dengan pasukan musuh tidak diizinkan untuk melewati Selat Hormuz.



"Kapal-kapal lain mungkin dapat terus melintas melalui Selat tersebut dengan syarat mereka mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran," kata pejabat militer senior Iran tersebut.

Ia mencatat bahwa Iran, mengingat ancaman yang sedang berlangsung, akan menerapkan mekanisme permanen untuk mengendalikan Selat Hormuz bahkan setelah krisis saat ini terselesaikan.

Ia menggambarkan pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap transit maritim di perairan internasional sebagai ilegal, dan sama dengan tindakan pembajakan.

Juru bicara tersebut akhirnya memperingatkan bahwa jika keamanan pelabuhan Iran terancam, tidak ada pelabuhan di Teluk Persia atau Laut Oman yang akan tetap aman.

Sebelumnya, Komando gabungan angkatan bersenjata Iran mengatakan pelabuhan-pelabuhan di Teluk Arab dan Laut Oman adalah "milik semua orang atau bukan milik siapa pun."

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menganggap membela hak-hak hukum negara kita sebagai kewajiban alami dan sah, dan karenanya, menjalankan kedaulatan Republik Islam Iran di perairan teritorial negara kita adalah hak alami bangsa Iran," IRIB mengutip pernyataan angkatan bersenjata Iran.

"Kapal-kapal yang berafiliasi dengan musuh" tidak akan memiliki hak untuk melewati Selat Hormuz, sementara kapal-kapal lain akan diizinkan lewat, tunduk pada peraturan Teheran, kata pernyataan itu.

"Pembatasan pergerakan kapal di perairan internasional yang dilakukan AS secara kriminal adalah tindakan ilegal dan setara dengan pembajakan."

Jika keamanan pelabuhan terancam, tidak ada pelabuhan di wilayah tersebut yang "akan aman," kata pernyataan itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Jika AS Membantu Israel,...
Jika AS Membantu Israel, Siapa Saja yang Siap Membantu Hamas?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved