5 Fakta Iran Usir 2 Kapal AS dari Selat Hormuz, Sempat Dikunci Rudal

Selasa, 14 April 2026 - 11:35 WIB
loading...
A A A
Angkatan Laut IRGC telah mengembangkan arsitektur anti-akses dan penolakan wilayah yang komprehensif yang mencakup drone pengawasan terus-menerus, jaringan rudal pantai dengan jangkauan melebihi 300 kilometer, dan ribuan kapal serang cepat yang siap untuk melakukan serangan saturasi.

Seorang sumber militer senior Iran menjelaskan kepada Press TV bahwa kapal perusak Amerika terdeteksi saat mereka meninggalkan pelabuhan Fujairah. Jaringan radar IRGC, pengawasan drone, dan sensor akustik bawah air menciptakan jaringan deteksi berlapis yang tidak meninggalkan titik buta.



5. Kemenangan Strategis bagi Iran

Setelah upaya transit yang gagal, Angkatan Laut IRGC mengeluarkan peringatan yang jelas: setiap upaya kapal militer AS untuk melintasi Selat Hormuz akan disambut dengan konfrontasi keras.

Pesan tersebut diperkuat oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, yang menyatakan bahwa selat tersebut tetap ditutup untuk kapal Amerika hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Operasi yang gagal itu juga mengungkap konsekuensi dari ketidakstabilan komando baru-baru ini di dalam militer AS, yang ditandai dengan pengunduran diri massal atau pemecatan tanpa upacara.

Investigasi mencatat bahwa operasi AS yang berisiko tinggi dan gagal itu adalah akibat dari pengusiran jenderal-jenderal militer terkemuka dari angkatan darat atas perintah Menteri Perang Pete Hegseth dalam beberapa hari terakhir. Tanpa kepemimpinan yang berpengalaman, komando angkatan laut Amerika di wilayah tersebut mengambil risiko yang gegabah — dan kalah.

Bagi Iran, pesannya jelas. Selat Hormuz bukanlah jalur air internasional yang harus dijaga oleh kekuatan asing. Itu adalah wilayah kedaulatan Iran, yang dilindungi oleh rudal, drone, dan pelaut Iran yang telah membuktikan kesiapan mereka untuk membela kepentingan negara mereka.

Ultimatum tiga puluh menit itu adalah janji yang ditepati. Dan kapal-kapal perusak Amerika, dengan semua sistem Tomahawk dan Aegis mereka, tidak punya pilihan selain mematuhinya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved