Trump Ancam Gebuk China dengan Tarif 50% Jika Kirim Senjata ke Iran

Senin, 13 April 2026 - 12:59 WIB
loading...
Trump Ancam Gebuk China...
Presiden AS Donald Trump ancam kenakan tarif 50 persen kepada China jika terbukti Beijing mengirim senjata ke Iran untuk melawan AS dan Israel. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Amerika akan memberlakukan tarif baru yang mengejutkan pada barang-barang China jika Beijing memasok senjata kepada Iran selama perang melawan AS dan Israel.

"Jika kita menangkap mereka melakukan itu, mereka akan dikenakan tarif 50 persen, yang merupakan jumlah yang mengejutkan—jumlah yang sangat mengejutkan," kata Trump kepada program "Sunday Morning Futures with Maria Bartiromo" Fox News pada hari Minggu.

Baca Juga: Trump Ancam China Jika Kirim Senjata ke Iran, Ini Respons Beijing

Pemimpin AS itu dijadwalkan mengunjungi Beijing pada Mei mendatang untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping. Trump telah menunda pertemuan puncak dengan Xi Jinping karena AS terlibat perang melawan Iran.

Sebelumnya pada hari Minggu, Trump memerintahkan blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz menyusul kegagalan perundingan damai dengan Iran, sebuah eskalasi signifikan yang akan menguji gencatan senjata yang sudah rapuh.

Dalam unggahan panjang di media sosial dan wawancara di Fox News, Trump mengakui bahwa negosiasi maraton di Islamabad berjalan "dengan baik" dan "sebagian besar poin telah disepakati".

Namun, dia mengatakan Teheran telah "keras kepala" dalam penolakannya untuk meninggalkan program nuklirnya, dan gagal membuka Selat Hormuz-yang dilalui seperlima minyak mentah dunia-, sebuah syarat dari gencatan senjata dua minggu yang saat ini berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved