Bukan Negara Muslim, tapi Justru Dihukum Israel karena Kecam Kebrutalan Zionis

Senin, 13 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Spanyol juga mengutuk serangan Israel di Lebanon pada 8 April – hanya beberapa jam setelah gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu diumumkan – menuduh IDF melanggar hukum internasional dan melanggar gencatan senjata.

Serangan udara – yang disebut ‘Operasi Kegelapan Abadi’ – berlangsung selama sepuluh menit, tetapi dianggap sebagai serangan udara paling intens sejak perang AS-Israel yang lebih luas melawan Iran dimulai pada 28 Februari. IDF mengatakan mereka menghantam sekitar 100 target Hizbullah dan menewaskan lebih dari 180 militan. Otoritas Lebanon mengatakan setidaknya 357 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dan lebih dari 1.223 terluka.



Setelah serangan tersebut, Sanchez mengecam “penghinaan Netanyahu terhadap kehidupan dan hukum internasional,” menyebutnya “tidak dapat ditoleransi” dan mendesak Brussel untuk menangguhkan perjanjian asosiasi Uni Eropa dengan Israel. Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares menggemakan kritik tersebut, menyebut serangan itu sebagai “aib bagi hati nurani kemanusiaan” dan menuduh IDF melakukan “pemboman tanpa pandang bulu” yang menargetkan warga sipil dengan dalih memerangi Hizbullah.

Lebih lanjut membuat Israel marah, Albares mengumumkan pada hari Kamis pembukaan kembali Kedutaan Besar Spanyol di Teheran dan kembalinya duta besarnya – sebuah langkah yang menurutnya bertujuan untuk membantu meredakan perang dan mendukung pembicaraan perdamaian di Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved