Perundingan di Islamabad Buntu, Iran: Diplomasi Tak Akan Pernah Berakhir

Minggu, 12 April 2026 - 14:13 WIB
loading...
A A A
Ini adalah perang yang sangat tidak populer. Perang ini disetujui oleh sekitar satu dari tiga orang Amerika. Peringkat persetujuan pribadi Donald Trump telah turun drastis seiring dengan penurunan pasar saham dan kenaikan harga minyak.

Dan poin yang menjadi masalah adalah Selat Hormuz, yang terus dikendalikan oleh Iran. Jadi, Trump ingin hal-hal ini berakhir. Dia jelas mengirim JD Vance sebagai tanda bahwa AS menanggapi pembicaraan ini dengan serius.

Melansir Al Jazeera, fakta bahwa Vance pergi tidak serta merta berarti pembicaraan telah berakhir. AS telah bernegosiasi dengan Iran dari waktu ke waktu, dan pembicaraan tersebut dapat dilanjutkan dari jarak jauh. Meninggalkan pembicaraan tersebut mungkin hanyalah sikap keras.

AS menuntut bukan hanya agar Iran berjanji tidak akan mengembangkan senjata nuklir, tetapi juga agar Iran berjanji bahkan tidak akan mencoba mengakses alat-alat tersebut.

Itulah jenis hal yang membutuhkan waktu dua tahun untuk dinegosiasikan di bawah Barack Obama dalam sebuah perjanjian yang berakhir pada tahun 2015, yang kemudian ditinggalkan oleh Trump. Jadi, itu adalah diskusi kompleks yang membutuhkan lebih banyak waktu, menurut dugaan.

Kedua pihak telah memutuskan untuk tidak terlalu banyak membocorkan detail negosiasi. Kami belum mendengar dari pihak Iran tentang hal-hal teknis atau detail lain yang berkaitan dengan poin-poin kontroversi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved