Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran
Minggu, 12 April 2026 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
Petinggi militer Uganda tersebut secara langsung mengancam pemerintah Iran. "Jika Teheran menyerang kami dengan rudal, kami akan membalas dengan rudal kami sendiri," ujarnya.
Dalam unggahan sebelumnya, yang kini telah dihapus, Kainerugaba mengisyaratkan kemungkinan bahwa angkatan bersenjata negara tersebut, yang dikenal sebagai Pasukan Pertahanan Rakyat Uganda (UPDF), dapat terlibat langsung dalam perang regional sambil meremehkan kemampuan militer Iran.
"Saya dengar teman-teman kami di Israel sedang mencari satu divisi untuk merebut Teheran. Secara pribadi, saya pikir satu divisi terlalu banyak. Satu Brigade UPDF (Angkatan Pertahanan Rakyat Uganda) akan menyelesaikan pekerjaan itu dengan cepat," katanya.
Pernyataan provokatif terbaru jenderal Uganda muncul ketika Iran sedang terlibat negosiasi damai dengan Amerika Serikat di Islamabad, Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kedua pihak sedang bernegosiasi sangat dalam.
"Mereka telah bertemu selama berjam-jam...Kita akan lihat apa yang terjadi. Terlepas dari itu, kita menang...Mungkin mereka membuat kesepakatan; mungkin tidak. Itu tidak masalah. Dari sudut pandang Amerika, kita menang... Kapal-kapal berlayar dan menuju ke negara kita. Kita sedang memuat tanker-tanker besar dengan minyak dan gas...," kata Trump.
Dalam unggahan sebelumnya, yang kini telah dihapus, Kainerugaba mengisyaratkan kemungkinan bahwa angkatan bersenjata negara tersebut, yang dikenal sebagai Pasukan Pertahanan Rakyat Uganda (UPDF), dapat terlibat langsung dalam perang regional sambil meremehkan kemampuan militer Iran.
"Saya dengar teman-teman kami di Israel sedang mencari satu divisi untuk merebut Teheran. Secara pribadi, saya pikir satu divisi terlalu banyak. Satu Brigade UPDF (Angkatan Pertahanan Rakyat Uganda) akan menyelesaikan pekerjaan itu dengan cepat," katanya.
Pernyataan provokatif terbaru jenderal Uganda muncul ketika Iran sedang terlibat negosiasi damai dengan Amerika Serikat di Islamabad, Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kedua pihak sedang bernegosiasi sangat dalam.
"Mereka telah bertemu selama berjam-jam...Kita akan lihat apa yang terjadi. Terlepas dari itu, kita menang...Mungkin mereka membuat kesepakatan; mungkin tidak. Itu tidak masalah. Dari sudut pandang Amerika, kita menang... Kapal-kapal berlayar dan menuju ke negara kita. Kita sedang memuat tanker-tanker besar dengan minyak dan gas...," kata Trump.
(mas)
Lihat Juga :