Giliran Putin Nyatakan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina
Jum'at, 10 April 2026 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2024, jeda tidak diumumkan, dengan alasan Putin bahwa Kyiv dapat menggunakannya untuk mempersenjatai kembali dan mengelompokkan kembali pasukannya.
Pada tahun 2025, gencatan senjata Paskah diumumkan lagi, tetapi hanya sebagian berhasil. Meskipun terjadi jeda tertentu dalam permusuhan, Kyiv melanggar gencatan senjata lebih dari 3.900 kali, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.
Sementara itu, Zelensky menyatakan Ukraina juga siap melakukan gencatan senjata. “Ukraina telah berulang kali menyatakan bahwa kami siap untuk langkah-langkah timbal balik. Kami mengusulkan gencatan senjata selama liburan Paskah tahun ini dan akan bertindak sesuai dengan itu,” tulis Zelensky di Telegram.
“Masyarakat membutuhkan Paskah tanpa ancaman dan langkah nyata menuju perdamaian, dan Rusia memiliki kesempatan untuk tidak kembali menyerang bahkan setelah Paskah," lanjut dia.
Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai sejak Februari 2022, telah menelan ratusan ribu nyawa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi, menjadikannya konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Sementara itu, kedua negara pada hari Kamis melakukan repatriasi besar-besaran terhadap anggota militer yang tewas dalam perang. Moskow menyerahkan jenazah 1.000 tentara Ukraina sebagai imbalan atas 41 jenazah tentara Rusia.
Angka-angka tersebut diungkapkan kepada situs berita RBC oleh Shamsail Saraliyev, anggota Duma Negara dari Partai Rusia Bersatu yang berkuasa dan anggota kelompok koordinasi parlemen yang mengawasi konflik tersebut.
Pada tahun 2025, gencatan senjata Paskah diumumkan lagi, tetapi hanya sebagian berhasil. Meskipun terjadi jeda tertentu dalam permusuhan, Kyiv melanggar gencatan senjata lebih dari 3.900 kali, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.
Sementara itu, Zelensky menyatakan Ukraina juga siap melakukan gencatan senjata. “Ukraina telah berulang kali menyatakan bahwa kami siap untuk langkah-langkah timbal balik. Kami mengusulkan gencatan senjata selama liburan Paskah tahun ini dan akan bertindak sesuai dengan itu,” tulis Zelensky di Telegram.
“Masyarakat membutuhkan Paskah tanpa ancaman dan langkah nyata menuju perdamaian, dan Rusia memiliki kesempatan untuk tidak kembali menyerang bahkan setelah Paskah," lanjut dia.
Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai sejak Februari 2022, telah menelan ratusan ribu nyawa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi, menjadikannya konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Rusia-Ukraina Tukar Jenazah Tentara
Sementara itu, kedua negara pada hari Kamis melakukan repatriasi besar-besaran terhadap anggota militer yang tewas dalam perang. Moskow menyerahkan jenazah 1.000 tentara Ukraina sebagai imbalan atas 41 jenazah tentara Rusia.
Angka-angka tersebut diungkapkan kepada situs berita RBC oleh Shamsail Saraliyev, anggota Duma Negara dari Partai Rusia Bersatu yang berkuasa dan anggota kelompok koordinasi parlemen yang mengawasi konflik tersebut.
Lihat Juga :