Islamabad Dikunci Jelang Perundingan Iran-AS

Kamis, 09 April 2026 - 19:18 WIB
loading...
Islamabad Dikunci Jelang...
Warga berada di Islamabad, Pakistan. Foto/anadolu
A A A
ISLAMABAD - Islamabad berada dalam keadaan terkunci secara virtual. Jalan yang melewati pusat komersial kota dan Area Biru telah ditutup sebagai bagian dari langkah-langkah keamanan yang diberlakukan untuk perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Zona merah telah sepenuhnya ditutup, dan banyak jalan akses menuju Islamabad dijaga oleh polisi dan militer.

Negosiasi akan diadakan di Hotel Serena, di mana para tamu lainnya telah diminta untuk mengosongkan hotel.

Pagi hari ini, duta besar Iran untuk Pakistan mengatakan meskipun ada skeptisisme dari rakyat Iran atas pelanggaran berulang oleh rezim Israel, perdana menteri Pakistan telah mengundang mereka untuk pembicaraan, dan delegasi Iran dijadwalkan tiba nanti malam.

Ini akan menjadi pertama kalinya sejak perang dimulai bahwa tim Iran melakukan perjalanan untuk negosiasi.

Belum ada konfirmasi apakah Wakil Presiden AS JD Vance akan datang ke Islamabad, meskipun itu adalah harapan di sini. Presiden AS telah menyebutkan kekhawatiran keamanan. Apakah Vance melakukan perjalanan akan menjadi sinyal penting.

Ada skeptisisme di kedua belah pihak. Posisi Iran mengenai 10 poin tersebut mungkin tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat, dan posisi maksimal dari pihak AS mungkin juga tidak dapat diterima oleh Iran.

Gencatan senjata ini tetap rapuh, dan dapat berantakan jika terjadi insiden serius di mana pun di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved