Hizbullah Andalkan Iran untuk Wujudkan Gencatan Senjata di Lebanon

Kamis, 09 April 2026 - 17:30 WIB
loading...
Hizbullah Andalkan Iran...
Asap mengepul di atas kawasan permukiman setelah serangan Israel di Beirut, Lebanon pada 8 April 2026. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Hizbullah mengutuk serangan terbaru Israel. Kutukan itu sama seperti yang dilontarkan pemerintah Lebanon pada rezim Zionis. Bahkan, Hizbullah mengatakan militer Israel cenderung menargetkan warga sipil ketika tidak mampu mencapai tujuan militernya, yang dalam hal ini, tentu saja, melucuti senjata Hizbullah.

Namun Hizbullah berada dalam posisi yang sangat sulit karena mereka mengandalkan Iran untuk mewujudkan semacam gencatan senjata di Lebanon.

Iran mengatakan memperpanjang gencatan senjata ke Lebanon adalah bagian dari kesepakatan. Tetapi Israel mengatakan tidak. Trump juga mengatakan tidak, bahwa Lebanon tidak termasuk kesepakatan itu.

Sekarang, Hizbullah dapat terus menembakkan roket melintasi perbatasan, dan mereka telah melakukannya. Hizbullah juga telah mencoba memperlambat invasi darat Israel di selatan.

Tetapi seperti yang Anda lihat, Israel adalah pihak yang memiliki kendali. Mereka mengendalikan langit, mereka dapat menyebabkan kematian, mereka dapat menyebabkan kehancuran, dan semua ini menambah tekanan pada penduduk dan pemerintah Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved