Iran Tutup Lagi Selat Hormuz setelah 100 Rudal Israel Bunuh 254 Orang di Lebanon

Kamis, 09 April 2026 - 12:17 WIB
loading...
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran dilaporkan tutup lagi Selat Hormuz, 24 jam setelah sepakat gencatan senjata dengan AS. Tindakan Iran sebagai respons atas serangan Israel yang tewaskan 250 orang di Lebanon. Foto/Screenshot video Al Jazeera
A A A
TEHERAN - Kurang dari 24 jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, Republik Islam tersebut menutup kembali Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel terhadap Lebanon.

Langkah Iran itu dilaporkan Associated Press, mengutip media-media lokal.

AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada Rabu pagi WIB, di mana Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang berpotensi memulihkan pasokan energi global. Namun, militer Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara dalam kurun waktu 10 menit di Lebanon.

Baca Juga: Miliarder Ini Sebut Rusia dan China Pemenang Sebenarnya Perang AS-Israel vs Iran

Badan Pertahanan Sipil Lebanon mengatakan setidaknya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka dalam serangan pada hari Rabu.

Menteri Kesehatan Rakan Nassereddine mengatakan Lebanon menghadapi "eskalasi berbahaya" setelah Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara di seluruh negeri.

"Ambulans masih mengangkut korban ke rumah sakit. Kami mendesak organisasi internasional untuk membantu sektor kesehatan Lebanon," kata Nassereddine kepada Al Jazeera, Kamis (9/4/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved