Trump Ejek Klaim Kemenangan Iran, Gedung Putih: Militer Kita Luar Biasa
Rabu, 08 April 2026 - 09:36 WIB
loading...
Donald Trump ejek klaim kemenangan Iran. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Presiden Donald Trump mengejek pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang mengklaim kemenangan dalam kesepakatan gencatan senjata sebagai "PENIPUAN," dan menyerang CNN karena melaporkannya.
Pernyataan tersebut, yang mengatakan Iran mencapai kemenangan besar dan memaksa Amerika Serikat untuk menerima rencana 10 poinnya, diperoleh CNN dari pejabat Iran dan dilaporkan di beberapa media pemerintah Iran.
“Pernyataan yang diduga dikeluarkan oleh CNN World News adalah PENIPUAN, seperti yang diketahui CNN,” tulis Trump. “Pernyataan palsu itu dikaitkan dengan situs Berita Palsu (dari Nigeria) dan, tentu saja, segera diambil oleh CNN, dan disiarkan sebagai berita utama yang 'sah'.”
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran adalah badan utama yang bertugas mengawasi kepentingan keamanan nasional Iran dan melindungi revolusi Islamnya. Komite tersebut diisi oleh tokoh-tokoh senior dari kalangan keamanan, militer, dan ulama negara itu. Hingga baru-baru ini, komite tersebut dipimpin oleh Ali Larijani, seorang pejabat keamanan tinggi yang dibunuh bulan lalu oleh Israel dan merupakan arsitek utama strategi militer dan diplomatik negara itu sejak awal konflik dengan AS dan Israel.
Trump malah menunjuk pada pernyataan lain yang lebih singkat dari Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, yang tidak mengklaim kemenangan dan menegaskan bahwa jalur melalui Selat Hormuz akan aman selama dua minggu ke depan.
Pernyataan tersebut, yang mengatakan Iran mencapai kemenangan besar dan memaksa Amerika Serikat untuk menerima rencana 10 poinnya, diperoleh CNN dari pejabat Iran dan dilaporkan di beberapa media pemerintah Iran.
“Pernyataan yang diduga dikeluarkan oleh CNN World News adalah PENIPUAN, seperti yang diketahui CNN,” tulis Trump. “Pernyataan palsu itu dikaitkan dengan situs Berita Palsu (dari Nigeria) dan, tentu saja, segera diambil oleh CNN, dan disiarkan sebagai berita utama yang 'sah'.”
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran adalah badan utama yang bertugas mengawasi kepentingan keamanan nasional Iran dan melindungi revolusi Islamnya. Komite tersebut diisi oleh tokoh-tokoh senior dari kalangan keamanan, militer, dan ulama negara itu. Hingga baru-baru ini, komite tersebut dipimpin oleh Ali Larijani, seorang pejabat keamanan tinggi yang dibunuh bulan lalu oleh Israel dan merupakan arsitek utama strategi militer dan diplomatik negara itu sejak awal konflik dengan AS dan Israel.
Trump malah menunjuk pada pernyataan lain yang lebih singkat dari Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, yang tidak mengklaim kemenangan dan menegaskan bahwa jalur melalui Selat Hormuz akan aman selama dua minggu ke depan.
Lihat Juga :