Trump Ultimatum Iran Lagi: Buka Selat Hormuz Hari Rabu atau Listriknya Akan Dibom AS!

Senin, 06 April 2026 - 07:07 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan konflik tersebut seharusnya berakhir dalam "beberapa hari, bukan beberapa minggu", tetapi memperingatkan bahwa tanpa semacam kesepakatan dengan Teheran, "sangat sedikit" hal yang akan dianggap terlarang dalam hal tindakan AS.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa Amerika Serikat telah mencoba mengirimkan senjata kepada para demonstran Iran yang menentang pemerintah yang dipimpin ulama melalui perantara Kurdi.

Demonstrasi pecah pada bulan Desember di Iran karena tingginya biaya hidup. Aksi unjuk rasa tersebut akhirnya meningkat menjadi protes anti-pemerintah yang ditumpas dengan kekerasan mematikan.

"Kami mengirimkan senjata kepada para demonstran, banyak dari mereka," kata Trump. "Dan saya pikir orang Kurdi mengambil senjata itu."

Akhir bulan lalu, seorang pejabat tinggi di Kurdistan Irak mengatakan dalam sebuah wawancara dengan AFP bahwa Washington belum mempersenjatai kelompok oposisi Kurdi Iran yang diasingkan di wilayah otonom tersebut.

“Kami belum melihat upaya apa pun dari Amerika Serikat, atau cabang mana pun dari Amerika Serikat, untuk mempersenjatai kelompok oposisi Iran di Kurdistan,” kata wakil perdana menteri Kurdistan Irak yang otonom, Qubad Talabani.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved