Video Viral Seorang Pilot F-15 AS yang Ditangkap Iran Ternyata Ini Faktanya
Minggu, 05 April 2026 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut media AS, satu awak pesawat ditemukan tak lama setelah kejadian, sementara pencarian terhadap perwira sistem senjata terus berlanjut sepanjang hari Minggu.
“KAMI MENEMUKANNYA! Rekan-rekan Amerika, selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat telah melakukan salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS untuk salah satu perwira awak pesawat kami yang luar biasa, yang juga merupakan seorang kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa ia sekarang SELAMAT dan SEHAT!” tulis Trump di X, mengkonfirmasi laporan awak pesawat kedua akhirnya ditemukan.
Trump mengatakan awak pesawat tersebut telah bersembunyi “di pegunungan Iran yang berbahaya” sambil “diburu oleh musuh-musuh kita.”
“Atas arahan saya, militer AS mengirimkan puluhan pesawat, dipersenjatai dengan senjata paling mematikan di dunia, untuk menjemputnya. Ia mengalami luka-luka, tetapi ia akan baik-baik saja,” tambah Trump.
Baca juga: Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, AS Dianggap Tidak Berdaya dan Gugup
“KAMI MENEMUKANNYA! Rekan-rekan Amerika, selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat telah melakukan salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS untuk salah satu perwira awak pesawat kami yang luar biasa, yang juga merupakan seorang kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa ia sekarang SELAMAT dan SEHAT!” tulis Trump di X, mengkonfirmasi laporan awak pesawat kedua akhirnya ditemukan.
Trump mengatakan awak pesawat tersebut telah bersembunyi “di pegunungan Iran yang berbahaya” sambil “diburu oleh musuh-musuh kita.”
“Atas arahan saya, militer AS mengirimkan puluhan pesawat, dipersenjatai dengan senjata paling mematikan di dunia, untuk menjemputnya. Ia mengalami luka-luka, tetapi ia akan baik-baik saja,” tambah Trump.
Baca juga: Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, AS Dianggap Tidak Berdaya dan Gugup
(sya)
Lihat Juga :