Intelijen AS Heran, Kemampuan Rudal Iran Tetap Utuh Meski Dihantam 11.000 Serangan

Minggu, 05 April 2026 - 15:22 WIB
loading...
Intelijen AS Heran,...
Iran terus meluncurkan rudal meski AS dan Israel menggempur negara itu. Foto/iran military
A A A
WASHINGTON - Penilaian intelijen Amerika Serikat (AS) menunjukkan Iran telah mempertahankan sebagian besar kemampuan rudalnya, meskipun telah dihantam serangan AS dan Israel selama berminggu-minggu. Penilaian itu dilaporkan New York Times pada hari Sabtu (4/4/2026).

Menurut para pejabat AS yang diberi pengarahan tentang intelijen rahasia, para pelaku Iran telah dengan cepat memulihkan bunker dan silo rudal bawah tanah setelah terkena serangan, memungkinkan peluncur kembali beroperasi dalam hitungan jam.

Laporan tersebut menyatakan Iran juga mempertahankan sejumlah besar rudal dan platform peluncuran bergerak, yang melemahkan klaim bahwa kemampuannya telah menurun secara signifikan.

Hal ini terjadi ketika Pentagon dan Gedung Putih terus menekankan skala kampanye mereka. Para pejabat AS mengatakan sekitar 11.000 target telah dihantam di seluruh Iran dalam lima minggu perang.

Kesenjangan antara Klaim dan Intelijen


Pesan publik dari Washington telah menekankan kemajuan. Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan, “Berikut fakta-faktanya: serangan rudal balistik dan drone Iran turun 90%, angkatan laut mereka hancur, dua pertiga fasilitas produksi mereka rusak atau hancur, dan Amerika Serikat dan Israel memiliki dominasi udara yang luar biasa atas Iran.”

Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menyoroti penurunan tingkat peluncuran, dengan menyatakan, “Ya, mereka masih akan menembakkan beberapa rudal, tetapi kami akan menembak jatuh mereka.”

Ia menambahkan, “Perlu dicatat, 24 jam terakhir menunjukkan jumlah rudal dan drone musuh yang ditembakkan Iran paling rendah. Mereka akan bersembunyi di bawah tanah, tetapi kami akan menemukannya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved