Ajukan Gencatan Senjata 48 Jam dengan Iran, AS Hampir Menyerah?
Sabtu, 04 April 2026 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran, menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa jatuhnya jet tempur AS tidak akan memengaruhi negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran, menurut NBC News.
Dalam wawancara telepon singkat dengan media tersebut, Trump menolak untuk membahas detail operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung setelah insiden tersebut, menggambarkannya sebagai masalah militer yang sensitif.
Menurut NBC News, presiden menyuarakan kekecewaannya terhadap liputan media tentang situasi tersebut, yang melibatkan upaya untuk menemukan anggota kru setelah pesawat tersebut jatuh.
Ketika ditanya apakah perkembangan tersebut akan memengaruhi upaya diplomatik dengan Iran, Trump menolak gagasan tersebut.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa jatuhnya jet tempur AS tidak akan memengaruhi negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran, menurut NBC News.
Dalam wawancara telepon singkat dengan media tersebut, Trump menolak untuk membahas detail operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung setelah insiden tersebut, menggambarkannya sebagai masalah militer yang sensitif.
Menurut NBC News, presiden menyuarakan kekecewaannya terhadap liputan media tentang situasi tersebut, yang melibatkan upaya untuk menemukan anggota kru setelah pesawat tersebut jatuh.
Ketika ditanya apakah perkembangan tersebut akan memengaruhi upaya diplomatik dengan Iran, Trump menolak gagasan tersebut.
Lihat Juga :