Simulasikan Serangan Nuklir, Rusia Kerahkan Rudal RS-24 Yars yang Mampu Hancurkan AS

Jum'at, 03 April 2026 - 09:36 WIB
loading...
Simulasikan Serangan...
Rusia gelar latihan militer yang mensimulasikan serangan nuklir strategis. Rudal RS-24 Yaras yang mampu menghancurkan daratan AS dikerahkan dalam latihan ini. Foto/CSIS
A A A
MOSKOW - Rusia telah melakukan latihan skala besar Pasukan Rudal Strategis (RVSN) di Siberia yang mencakup pengerahan rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-24 Yars pada hari Kamis. Misil Yars, yang mampu membawa hulu ledak nuklir, memiliki jangkauan hingga 11.000 km—termasuk daratan Amerika Serikat (AS).

Menurut Kementerian Pertahanan, latihan tersebut pada dasarnya mensimulasikan serangan serangan senjata nuklir strategis.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa unit-unit yang dikerahkan berlatih mengamankan dan mempertahankan konvoi rudal RS-24 Yars baik saat bergerak maupun di posisi lapangan.

Baca Juga: Media Militer China Ungkap Jepang Bisa Bikin 5.500 Bom Nuklir, Ungguli Rusia dan AS

“Untuk pengintaian udara rute pergerakan, serta pencarian dan deteksi sabotase simulasi, penerbangan militer dan UAV berbagai jenis digunakan,” kata kementerian tersebut, yang dilansir kantor berita Interfax, Jumat (3/4/2026).

Elemen tambahan dari latihan tersebut dilaporkan termasuk operasi kamuflase, pengerahan ulang unit rudal dengan cepat, dan langkah-langkah untuk melindungi peluncur dari serangan udara simulasi. Pasukan juga dilatih untuk mengerahkan tabir asap aerosol dan melakukan prosedur dekontaminasi setelah beroperasi di area yang digambarkan sebagai terkontaminasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Penembakan Horor di...
Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas
Rekomendasi
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
4 Dragster dari Empat...
4 Dragster dari Empat Daerah Warnai Persaingan Sentul Drag Record Simpati 5G 2026
Berita Terkini
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved