Mengapa Tentara Israel Tak Akan Gabung Invasi Darat AS di Iran? Ini Analisisnya

Kamis, 02 April 2026 - 12:08 WIB
loading...
A A A
Dukungan publik di AS untuk perang tersebut tetap terbatas, bahkan lebih sedikit yang mendukung prospek pengerahan pasukan Amerika di lapangan. Beberapa jajak pendapat, termasuk dari CNN, The Washington Post, dan Quinnipiac, menunjukkan mayoritas warga Amerika menentang perang tersebut. Selain itu, survei Quinnipiac menemukan bahwa 44 persen percaya AS mendukung Israel “terlalu banyak", sementara jajak pendapat terpisah oleh Institute for Middle East Understanding Policy Project menemukan bahwa 56% percaya perang tersebut lebih menguntungkan Israel daripada Amerika Serikat.

Namun para analis mengatakan persepsi bahwa Israel tidak hadir dalam pertempuran darat mengabaikan peran yang telah dimainkannya dalam mempersiapkan medan perang.

Gregg Roman, direktur eksekutif Middle East Forum, mengatakan Israel telah berkontribusi dalam membentuk kondisi untuk setiap potensi operasi darat, khususnya pada tahap awal perang.

“Jika Anda melihat tiga hari pertama perang, tujuannya adalah untuk melunakkan wilayah Iran untuk kemungkinan perlunya pasukan darat beroperasi,” katanya, merujuk pada serangan pembuka AS-Israel yang menghancurkan kepemimpinan Iran—termasuk membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei—dan melumpuhkan pertahanan udaranya, memungkinkan dominasi udara.

Menurut sumber pertahanan Israel, IDF juga telah memberikan intelijen kepada AS mengenai Selat Hormuz dan pulau-pulau terdekat, termasuk Pulau Kharg, selama persiapan AS untuk kemungkinan operasi di sana.

Terlepas dari kontribusi ini, keterlibatan Israel diperkirakan tidak akan sampai pada partisipasi darat secara terang-terangan.

“Sama seperti selama Operasi Desert Storm, di mana Israel tidak berpartisipasi dalam operasi darat di Irak meskipun menerima tembakan rudal Scud dari Irak, kecil kemungkinan bahwa, jika ada operasi darat AS terhadap Iran, IDF akan berpartisipasi secara terang-terangan,” kata Blaise Misztal, wakil presiden untuk kebijakan di Jewish Institute for National Security of America, kepada The Times of Israel, Kamis (2/4/2026).

Menurut Misztal, meskipun ada kesamaan dengan Perang Teluk 1991, alasan kali ini berbeda—mencerminkan bagaimana kawasan tersebut telah berkembang.

“Pada tahun 1991, Amerika Serikat meminta Israel untuk tidak ikut campur dalam perang guna menghindari perselisihan dengan mitra koalisi Arabnya,” kata Misztal. “Kali ini, hal itu bukan lagi masalah.”

Sebaliknya, kendala saat ini sebagian besar bersifat operasional daripada diplomatik.

Misztal mengatakan kehadiran kelompok-kelompok yang didukung Iran di perbatasan Israel berarti pasukan Israel dibutuhkan lebih dekat ke dalam negeri “untuk terus mempertahankan diri dari proksi Iran, betapapun lemahnya mereka.”

Hal itu paling jelas terlihat di sepanjang garis depan utara Israel dengan Hizbullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved