6 Alasan Negara-negara Arab Diam-diam Bujuk AS Gelar Invasi Darat ke Iran
Rabu, 01 April 2026 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, para pejabat senior Uni Emirat Arab semakin tajam dalam retorika mereka terhadap Iran.
"Rezim Iran yang meluncurkan rudal balistik ke rumah-rumah, mempersenjatai perdagangan global, dan mendukung proksi bukanlah lagi ciri yang dapat diterima dalam lanskap regional," tulis Noura Al Kaabi, seorang menteri negara di Kementerian Luar Negeri UEA, dalam sebuah kolom yang diterbitkan Senin oleh surat kabar berbahasa Inggris yang berafiliasi dengan negara, The National. Dia menambahkan: "Kami menginginkan jaminan bahwa ini tidak akan pernah terjadi lagi."
Namun, Saudi peka terhadap fakta bahwa semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak kesempatan yang dimiliki Iran untuk melakukan serangan terhadap infrastruktur energi kerajaan, jantung perekonomiannya yang kaya minyak.
Seorang pejabat pemerintah Saudi menggarisbawahi bahwa kerajaan pada akhirnya ingin melihat solusi politik untuk krisis tersebut, tetapi fokus utamanya tetap pada perlindungan rakyat dan infrastruktur pentingnya.
"Rezim Iran yang meluncurkan rudal balistik ke rumah-rumah, mempersenjatai perdagangan global, dan mendukung proksi bukanlah lagi ciri yang dapat diterima dalam lanskap regional," tulis Noura Al Kaabi, seorang menteri negara di Kementerian Luar Negeri UEA, dalam sebuah kolom yang diterbitkan Senin oleh surat kabar berbahasa Inggris yang berafiliasi dengan negara, The National. Dia menambahkan: "Kami menginginkan jaminan bahwa ini tidak akan pernah terjadi lagi."
6. MBS Ingin Iran Melayani Kepentingan Timur Tengah
Putra Mahkota Mohammed bin Salman, pemimpin de facto kerajaan, telah mengatakan kepada para pejabat Gedung Putih bahwa pelemahan lebih lanjut kemampuan militer dan kepemimpinan ulama Iran melayani kepentingan jangka panjang kawasan Teluk dan sekitarnya, menurut seseorang yang telah diberi pengarahan tentang percakapan tersebut.Namun, Saudi peka terhadap fakta bahwa semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak kesempatan yang dimiliki Iran untuk melakukan serangan terhadap infrastruktur energi kerajaan, jantung perekonomiannya yang kaya minyak.
Seorang pejabat pemerintah Saudi menggarisbawahi bahwa kerajaan pada akhirnya ingin melihat solusi politik untuk krisis tersebut, tetapi fokus utamanya tetap pada perlindungan rakyat dan infrastruktur pentingnya.
(ahm)
Lihat Juga :