Kreatif, Pengungsi Suriah di Turki Buat Game yang Diunduh 45 Juta User

Jum'at, 18 September 2020 - 19:15 WIB
loading...
Kreatif, Pengungsi Suriah...
Tampilan game Wolves Interactive. Foto/Wolves Interactive
A A A
ISTANBUL - Sekelompok programmer asal Suriah yang lari dari perang sipil di Suriah pada 2011 dan pindah ke Turki telah mengembangkan game seluler yang diunduh 45 juta pengguna.

Wolves Interactive awalnya didirikan pada 2016 oleh engineer listrik Ahmed Allazkani, spesialis software Khaled Almouthtar dan Karam Bwidani, dan spesialis desain 3D Wael Dayoub di Teknopark, Universitas Teknik Yildiz, Istanbul.

“Game Traffic Tour telah menjadi hit dan diunduh 45 juta user di penjuru dunia, adapun game lain, Motobike, diunduh oleh lima juta user,” papar Allazkani, dilansir Memo.

Allazkani menjelaskan, game itu dapat diakses dalam 16 bahasa. Game itu telah memberikan penghasilan sekitar USD800.000.

“Tujuan kami adalah mencapai 250 juta orang dalam dua tahun,” kata dia, menambahkan bahwa perusahaan itu sekarang mempekerjakan 15 orang, 20% warga Turki .

Mereka ingin meningkatkan jumlah pegawai hingga 50 orang dalam tiga tahun. (Baca Juga: Israel dan Saudi Bahas Pembangunan Jaringan Pipa Minyak Dua Negara)

Allazkani mengaku perusahaannya membatasi iklan yang tampil di game mereka. Dia tidak ingin menerima iklan yang mungkin berdampak buruk pada anak atau mempengaruhi nilai sosial. (Baca Infografis: Pensiun Dini Jadi Momok, Pilot Marinir AS Digoda Bonus Melimpah)

Dia menjelaskan, perusahaannya menghadapi beberapa penghalang karena mereka tak dapat berpartisipasi dalam pameran lokal dan internasional karena tidak semua pegawai mereka dapat memperoleh kewarganegaraan Turki dan ada pembatasan pada perjalanan. (Lihat Video: Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk di Makassar)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved