Kelompok Bersenjata Irak Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan di Pangkalan AS

Rabu, 01 April 2026 - 11:05 WIB
loading...
Kelompok Bersenjata...
Kelompok bersenjata Irak Saraya Awliya al-Dam. Foto/washington institute
A A A
BAGHDAD - Kelompok bersenjata Irak Saraya Awliya al-Dam mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di wilayah tersebut. Dalam pernyataan yang dirilis di saluran Telegramnya, kelompok tersebut mengatakan telah melakukan lima serangan terhadap pangkalan AS dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, kelompok perlawanan di Irak mengatakan para pejuangnya telah melakukan 23 operasi terhadap pangkalan AS di negara itu dan di seluruh wilayah selama sehari terakhir.

Dalam pernyataan tersebut, mereka mengatakan telah mengerahkan puluhan drone dalam serangan tersebut.

Sementara itu, sepuluh drone telah dicegat dan dihancurkan di atas kota Erbil di Irak utara. Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada platform berita Kurdi Rudaw bahwa serangan tersebut terjadi dalam satu jam.

“Semua serangan dilakukan oleh drone, dan semuanya dicegat dan dihancurkan,” kata pejabat tersebut.

Menurut pelacakan Rudaw, jumlah total drone dan rudal yang diarahkan ke wilayah Kurdi di Irak utara sejak awal perang telah mencapai sekitar 531 unit.

Adapun, Departemen Luar Negeri AS mengatakan mengetahui 'laporan penculikan' jurnalis AS di Baghdad, Irak.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Publik Global Dylan Johnson mengatakan Departemen Luar Negeri mengetahui laporan penculikan seorang jurnalis AS di Baghdad.

“Departemen Luar Negeri sebelumnya telah memenuhi kewajiban kami untuk memperingatkan individu ini tentang ancaman terhadap mereka dan kami akan terus berkoordinasi dengan FBI untuk memastikan pembebasan mereka secepat mungkin,” katanya.

Johnson menambahkan seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan Kataib Hezbollah yang dicurigai terlibat dalam penculikan tersebut telah ditahan oleh pihak berwenang Irak.

Baca juga: Menlu Iran: Kami Tidak akan Terima Gencatan Senjata, Hanya Akhiri Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved